Tinju Dunia

Yordenis Ugas Ungkap Taktik Meredam Ganasnya Manny Pacquiao , Tak Sangka Bisa Kalahkan Sang Legenda

Pertarungan ketat dan sengit antara Manny Pacquiao dan Yordenis Ugas sudah tersaji di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat , Minggu 22 Juni 2021

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
Photo: Courtesy WBA
Yordenis Ugas usai mengalahkan Manny Pacquiao 

POS KUPANG.COM -- Pertarungan ketat dan sengit antara Manny Pacquiao dan Yordenis Ugas sudah tersaji di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat , Minggu 22 Juni 2021

Hasilnya sudah diketahui bahwa sang legenda sal Filipina, Manny Pacquiao kalah angka dalam pertarungan 12 ronde

Dia Yordenis Ugas yang asal Kuba itu pun mengungkapkan tak muda untuk mengalahkan sang legenda. Ia pun tak percaya bisa mengalahkan petinju yang mengalahkan banyak petinju hebat sebelumnya

Tidak mudah mengalahkan seorang legenda. Tidak masalah jika legenda itu berusia 42 tahun.

Baca juga: Tinju Dunia Manny Pacquiao versus Yordenis Ugas, Pacman Hampir Roboh Usai Dipukul Ugas

Petinju Kuba itu menambah ke dalam rekor kemenangannya nama salah satu yang terbesar sepanjang masa sekelas Manny Pacquiao yang telah mendominasi dia di T-Mobile Arena di Las Vegas.

Dikutip dari baboxing.com, Kemenangan itu pun bisa membuat sang Manny Pacquiao pensisun dan sekarang Ugas bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar seperti penyatuan sabuk.

Berbicara soal sabuk, pria asli Santiago de Cuba ini mempertahankan gelar Super Championship of the World Boxing Association setelahbekerja dengan mahir dengan dua aksi yang menjadi ciri khasnya.

Baca juga: Manny Pacquiao Takluk di Tangan Yordenis Ugas dalam Pertarungan Sengit, Segera Pensiun?

Taktik yang ia lakukan adalah serangan keras ke badan dan pukulan tangan kanan ke kepala. yang menyakitkan malam sang legenda, yang tampak tergores oleh perjalanan waktu.

Dia Manny Pacquiao hanya bisa menahan dengan pertahanan ketat yang mencegah kerusakan lebih lanjut.

Ugas terkesan dengan caranya yang matang untuk bertarung sebelas hari sebelumnya, dengan merancang strategi yang sempurna dan logika yang menentang percaya bahwa kemenangan ada dalam genggamannya, di sebelah pelatihnya Ismael Salas.

Manny Pacquiao (kanan) dari Filipina bertarung melawan Yordenis Ugas dari Kuba selama pertandingan tinju Kejuaraan Kelas Welter WBA di T-Mobile Arena di Las Vegas, Nevada pada 21 Agustus 2021.
Manny Pacquiao (kanan) dari Filipina bertarung melawan Yordenis Ugas dari Kuba selama pertandingan tinju Kejuaraan Kelas Welter WBA di T-Mobile Arena di Las Vegas, Nevada pada 21 Agustus 2021. (Tribunnews)

Dari ronde pertama hingga ronde keenam, kami dapat membuat grafik bentrokan yang sangat seimbang.

Pacquiao menunjukkan kilasan petarung cepat tahun-tahun sebelumnya, dengan volume pukulan yang besar, tetapi dengan cepat menjadi jelas bahwa sang juara tidak bisa memberikan jarahan, bertarung secara otak, mempertaruhkan cukup untuk memperpanjang pertarungan.

Baca juga: Siaran Langsung Tinju Dunia Manny Pacquiao Vs Yordenis Ugas Minggu 22 Agustus 2021

“Saya keluar untuk bertanding,” kata Ugas. “Ketika saya merasa seperti memegang kendali, saya terus mengerjakannya. saya seorang pejuang”.

Setelah bab enam, Ugas menunjukkan agresivitas yang tinggi, saat orang Filipina kehilangan revolusi.

Pada bagian ini dapat dicatat bahwa pukulan-pukulan kekuasaan dihubungkan oleh Kuba. Dalam dua putaran terakhir, sang senator menerima hukuman berat. Tidak ada boo tentang hasil di Las Vegas. Malam bulat.

“Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa, tetapi yang terbaik saja tidak cukup. Saya akan memikirkan masa depan saya di tinju, saya akan menghabiskan waktu bersama keluarga saya, dan terima kasih atas dukungan Anda selama ini”, tutupnya.*

Baca artikel lain terkait Manny Pacquiao

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved