Jumat, 17 April 2026

Berita Kota Kupang

ESI Kota Kupang Seleksi Atlet Esport Ke PON Papua 

Pihak ESi Kota Kupang, kata dia, menggandeng ASGARD Academy menjadi penyelenggara event seleksi itu. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Foto bersama Ketua Umum ESI Kota Kupang Alex Foenay, Ketua Harian Deford Lakapu dan tim ASGARD usai launching Turnamen Seleksi ESI Kota Kupang.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, KUPANG  -- ESI Kota Kupang mulai melaksanakan proses seleksi atlet esport untuk dikirim mewakili Provinsi NTT ke PON Papua. 

Ketum E-Sport Indonesia (ESI) Kota Kupang Alexander Foenay mengatakan, seleksi akan dilaksanakan secara terbuka bagi para atlet yang ingin berpartisipasi. 

Alex menyebut, perkembangan dunia teknologi informasi maka kini permainan ketangkasan digital (game) atau E-Sport juga diakomodir sebagai salah satu cabang olahraga

"Selama ini kita hanya kenal olahraga fisik. Tetapi sekarang sudah bergeser," terang Alex saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, 19 Agustus 2021.

Anggota DPRD NTT itu juga menyebut bahwa selain adu ketangkasan, esport juga sangat menjanjikan dari sisi ekonomi.

Baca juga: Kabar Baik, Lima Wilayah di Kota Kupang Zona Kuning dan Satu Kelurahan Zona Hijau

Ia menyebut, dengan  edukasi yang baik maka pemahaman masyarakat Terkait olahraga baru ini dapat lebih positif.  

"Dalam event ini, kita ingin memperkenalkan olahraga ini lebih luas. Tujuannya supaya mengarahkan anak-anak. Jadi ini momen baik untuk mereka tunjukan kemampuan mereka. Lalu, dengan event begini, mereka juga punya wadah," harap Alex. 

Ketua Harian ESI Kota Kupang Deford Lakapu menambahkan, ada tiga jenis permainan yang akan dilombakan, yakni Free Fire, Mobile Legends dan Pro Evolution Soccer (PES). 

"Sesuai arahan ketua umum supaya kita seleksi terbuka. Jadwalnya, mulai tanggal 21 untuk PES dan 23-25 untuk Free Fire dan Mobile Legends. Nanti sekira tanggal 26 itu kita serahkan wakil dari Kota Kupang ke provinsi," jelas Deford. 

Pihak ESi Kota Kupang, kata dia, menggandeng ASGARD Academy menjadi penyelenggara event seleksi itu. 

Baca juga: Evaluasi PPKM Level IV, Wakil Wali Kota Kupang Tegaskan Tak Ada Izin Pesta

Ketua ASGARD, Bobby Damanik menambahkan, seluruh proses seleksi tidak ada pungutan biaya alias gratis. Namun ada syarat khusus yang harus dipenuhi peserta.

"Salah satu syaratnya, harus ber-KTP dan KK Kota Kupang, karena mereka yang akan mewakili Kota Kupang," terang Bobby. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved