Berita Nasional

Jokowi Kembali Sentil Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar, Sementara Provinsi NTT Belum Mulai

Jokowi mengatakan, para pelajar bisa melakukan pembelajaran tatap muka apabila telah disuntik vaksin Covid-19. Vaksinasi harus dipercepat.

Penulis: Agustinus Sape | Editor: Agustinus Sape
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers setelah meninjau vaksinasi Covid-19 secara door to door, Madiun, Kamis 19 Agustus 2021. 

Jokowi Kembali Sentil Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar Agar Belajar Tatap Muka Dibuka, Sementara di NTT Belum Mulai

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sejak akhir Juni 2021 Presiden Jokowi mengumumkan dimulainya vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 12-17 tahun, bersamaan dengan target satu juta vaksin per hari mulai 1 Juli 2021 dan 2 juta vaksin per hari mulai Agustus 2021.

Hal itu disampaikan Jokowi setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun.

"Kita juga bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12 sampai 17 tahun, sehingga vaksinasi untuk anak-anak usia tersebut bisa segera dimulai," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin 28 Juni 2021.

Beberapa daerah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa terlihat langsung melaksanakan perintah Jokowi tersebut dengan memberikan suntik vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 12-17 tahun.

Baca juga: Megawati Soekarnoputri Menangis, Presiden ke 5 RI Sebut Masih Ada yang Bilang Jokowi Begini, Apa?

Sementara di Provinsi NTT, hal itu belum segera ditindaklanjuti.

"Vaksin untuk anak anak belum (mulai)," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Catatan Sipil NTT, Henderina Sitince Laiskodat melalui pesan Whatsapp, Kamis 15 Juli 2021.

Hingga saat ini pun, ketika datang ke beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) yang melaksanakan vaksinasi Covid-19, terlihat belum ada pelayanan vaksinasi untuk anak-anak usia 12-17 tahun.

"Belum ada untuk anak-anak," kata seorang petugas kesehatan di Puskesmas Naioni Kota Kupang, Sabtu 14 Agustus 2021.

Informasi lain yang diperoleh POS-KUPANG.COM, sebuah sekolah menengah yang diselenggarakan TNI Angkatan Udara  di Penfui Kupang, yakni SMP Angkasa, sudah memberikan vaksinasi Covid-19 untuk semua pelajar di sekolah tersebut.

Namun, informasi ini belum mendapat konfirmasi dari pimpinan sekolah tersebut.

Akibat dari belum adanya pelayanan vaksinasi untuk anak-anak usia 12-17 tahun tersebut, hingga saat ini sekolah-sekolah di NTT masih menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dalam jaringan (daring), termasuk sekolah-sekolah berasrama.

Baca juga: Harga Tes PCR Rp 550 Ribu, Pemprov NTT Belum Sikapi Perintah Jokowi

Padahal kbm daring sudah diakui sangat tidak efektif untuk anak-anak.

Hari ini Presiden Joko Widodo kembali menginstruksikan para kepala daerah segera menghabiskan stok vaksin Covid-19 di wilayah masing-masing.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved