Sabtu, 11 April 2026

Berita Kota Kupang

KKP Kupang Sebut Hampir 10 Orang yang Berhasil Palsukan Dokumen Perjalanan

10 orang yang memalsukan dokumen perjalanan sebagain besar palsukan dokumen/tes Anitigen, dan hanya 1 orang yang palsukan

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bernadinus Charlos Darma, Kasubbag Adum KKP Kupang.  

KKP Kupang Sebut Hampir 10 Orang yang Berhasil Palsukan Dokumen Perjalanan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Kupang telah berhasil mengamankan kurang lebih 10 orang pelaku perjalanan yang memalsukan dokumen perjalanan.

"Pada bulan kemarin, kami berhasil mengamankan kurang lebih 10 orang warga yang memalsukan dokumen untuk melakukan perjalanan," kata Bernadinus Charlos Darma, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 7 Agustus 2021.

Carlos selaku Kasubbag Adum KKP Kupang menyampaikan bahwa akhir-akhir ini karena kesadaran masyarakat, maka tidak ada lagi yang berani melakukan pemalsuan dokumen perjalanan.

Dia menyampaikan pada bulan kemarin, warga atau oknum yang melakukan pemalsuan dokumen berjumlah kurang lebih 10 orang.

Menurut dia, oknum-oknum tersebut yang kedapatan melakukan pemalsuan dokumen tersebut langsung diamankan dan digiring ke pihak kepolisian untuk proses selanjutnya.

Baca juga: Begini Harga Penjualan Umbul-umbul Jelang HUT RI  di Kota Kupang

"Pada saat itu setelah menemukan adanya oknum yang melakukan pemalsuan dokumen, langsung PPNS kami berkoordinasin dengan pihak kepolisian," kata dia

"Untuk penanganan selanjutnya penemuan pemalsuan dokumen itu, kami serahkan ke pihak berwajib dalam hal ini kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut," lanjutnya

Dia mengakui bahwa dari hampir 10 orang yang memalsukan dokumen perjalanan sebagain besar palsukan dokumen/tes Anitigen, dan hanya 1 orang yang palsukan tes PCR.

"Kebanyakan warga atau oknum yang palsukan dokumen perjalanan (rapid antigen) melalui pelabuhan, dan paling banyak di pelabuhan bolok, namun 1 orang yang palsukan dokumen PCR melalui bandara," ujar dia.

Baca juga: Wawali Pantau Progres Vaksinasi Di Kota Kupang, Ini Yang Ditemukan

Dia pun menambahkan bahwa kejadian yang terjadi di Labkes ASA, diluar tanggungjawab mereka, karena terkait dengan masalah-masalah teknis dalam hal perijinan.

Maka, masalah tersebut akan langsung berhubungan dengan Dinas Kesehatan.

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved