Minggu, 10 Mei 2026

Berita Ende

Ansy Lema Bantu Petani Ende

konkrit kepada Kepala Desa Detusoko Barat Ferdinandus Watu (Nando Watu) atas kerja cerdas, inovatif dan kreatifnya.

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
SUMBER HALAMAN FACEBOOK YOHANIS FRANSISKUS LEMA.
Kegiatan pembangunan kandang sapi komunal dan rumah kompos untuk Program Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Juli 2021. 

Ansy menginformasikan, saat ini kedua Kelompok Tani sudah mendapatkan transfer dana tahap pertama sebesar 70 persen dari Kementan untuk membangun rumah kompos dan kandang sapi komunal.

Selanjutnya akan ditransfer 30 persen sisanya.

Pada Selasa 27 Juli 2021, dua kelompok sudah menggelar acara seremonial adat peletakkan batu pertama oleh Tetua Adat (Mosalaki dalam bahasa Lio) Detusoko sebagai tanda dimulainya pembangunan kandang sapi komunal dan rumah kompos.

“Saya telah mendapat kiriman foto dan video seremoni adat pembangunan UPPO oleh Mosalaki. Ditargetkan, pembangunan rumah kompos dan kandang sapi komunal akan selesai pengerjaannya pada akhir Agustus 2021. Selanjutnya, pada tahap kedua kelompok akan mendapatkan dana sebesar 30 persen untuk pengadaan ternak, Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO) dan terakhir pengadaan alat angkut kendaraan roda tiga,” kata Ansy.

Kampung Pupuk Organik dan SDGs Desa

Ansy berharap, melalui program UPPO, para petani-peternak di Desa Detusoko Barat dan Desa Wewaria dapat mewujudkan kampung pupuk organik, yakni kampung penghasil pupuk organik dengan teknologi modern yang dipasarkan secara profesional.

Baca juga: Niat Sholat Jumat dalam Bahasa Arab dan Arti, Syarat, Sunah dan Tata Cara Sholat Jumat

Petani dapat menghasilkan pupuk organik berkualitas secara mandiri dan berkelanjutan, serta dapat dipasarkan guna menambah penghasilan keluarga.

“Lebih dari itu, saya juga berharap cerita sukses Nando Watu dan pembangunan kampung organik dapat menginspirasi-memotivasi, serta menjadi contoh (role-model) bagi pengembangan pariwisata skala desa yang memadukan aspek pertanian organik dan kearifan lokal (local wisdom) demi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,”

Kades Detusoko Barat Ferdinandus Watu (Nando Watu) berterima kasih kepada DPR RI dan Ditjen PSP Kementan atas bantuan UPPO ini.

Menurut Nando, bantuan UPPO yang diterima warganya akan sangat membantu petani memproduksi pupuk organik secara mandiri, serta mengembangkan produk wisata pertanian ala desa (memberi makan ternak dan demo produk organik).

Selain itu, program ini juga sebagai salah satu gerakan Go Organik dan mendukung impelementasi kebijakan Suistanable Development Goals (SDGs) skala desa.

“Terima kasih kepada anggota DPR RI Bapak Ansy Lema dan Kementan yang sudah membantu kami melalui bantuan UPPO. Program ini sangat bermanfaat untuk mengasilkan pupuk organik secara mandiri untruk menambah produktivitas dan penghasilan petani sekaligus menjadi produk wisata desa (memberi makan ternak dan demo produk organik,” ujar Nando. (*)

Berita Ende terkini

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved