Breaking News:

Berita Internasional

17 Orang Tewas Tersambar Petir di Pesta Pernikahan

Sedikitnya 17 orang tewas dan lebih dari selusin terluka pada Rabu 4 Agustus 2021 ketika petir menyambar pesta pernikahan di atas kapal di barat laut

Editor: Agustinus Sape
AP/Md Jahangir Alom
Pengantin pria termasuk di antara mereka yang terluka oleh sambaran petir, sementara pengantin wanita tidak ada pada saat tragedi itu, Rabu 4 Agustus 2021. 

17 Orang Tewas Tersambar Petir di Pesta Pernikahan

POS-KUPANG.COM - Sedikitnya 17 orang tewas dan lebih dari selusin terluka pada Rabu 4 Agustus 2021 ketika petir menyambar pesta pernikahan di atas kapal di barat laut Bangladesh, kata para pejabat.

Petir menyambar saat perahu mencapai tepi sungai Padma di kota Shibganj saat para pengunjung pernikahan menuju ke rumah pengantin wanita, kata petugas polisi Farid Hossain.

"Kami mendapat informasi 17 orang meninggal dan beberapa lainnya dirawat di rumah sakit," kata Hossain.

Empat belas orang terluka dan dibawa ke rumah sakit, kata petugas Pemadam Kebakaran Meherul Islam.

Pengantin pria termasuk di antara mereka yang terluka.

Baca juga: 30 Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Antara Tigray di Ethiopia dan Sudan

Pejabat pemerintah setempat Sakib Al-Rabby mengatakan, pengantin wanita tidak bersama rombongan ketika insiden itu terjadi di Shibganj, yang berjarak sekitar 245 kilometer barat laut ibu kota Dhaka.

Mr Al-Rabby mengatakan kelompok itu baru saja meninggalkan perahu mereka untuk berlindung karena badai ketika mereka disambar.

Petir membunuh ratusan orang setiap tahun di Bangladesh, yang menyatakan sambaran petir sebagai bencana alam pada tahun 2016 ketika lebih dari 200 orang meninggal di bulan Mei saja, termasuk 82 orang dalam satu hari.

Kebanyakan kematian petir biasanya terjadi selama bulan-bulan hangat Maret hingga Juli.

Para ahli mengatakan peningkatan sambaran petir yang fatal terkait dengan penggundulan hutan, yang telah menyebabkan hilangnya banyak pohon tinggi yang sebelumnya akan menyebabkan sambaran petir.

Polusi udara dan pemanasan global juga berkontribusi pada peningkatan frekuensi sambaran petir di negara itu, kata para ahli.

Baca juga: Hujan Munson di India, Sedikitnya 112 Tewas Akibat Longsor dan Banjir di Negara Bagian Maharashtra

Saat musim hujan melanda wilayah tersebut, lebih dari 100 orang tewas bulan lalu di negara bagian Maharashtra di India barat oleh hujan deras yang menyebabkan tanah longsor dan membanjiri daerah dataran rendah.

Pihak berwenang India juga melaporkan bahwa sedikitnya 65 orang tewas tersambar petir dan badai petir di negara bagian utara Rajasthan dan Uttar Pradesh.

Sumber: abc.net.au

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved