Senin, 11 Mei 2026

Berita Ende

Gedung Sekolah di Ende Ambruk Diterjang Banjir dan Longsor

dekat bangunan sekolah SMK 7 Moni, ada tebing tiga trap yang belum diratakan atau belum diberi tembok penyokong

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
FOTO. Oby Tani (warga) untuk POS-KUPANG.COM
Kondisi gedung SMK 7 Moni Ende pasca diterjang banjir dan longsor, Minggu 1 Agustus 2021. 

Gedung Sekolah di Ende Ambruk Diterjang Banjir dan Longsor

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE -- Gedung Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Moni Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) ambruk, Minggu 1 Agustus 2021.

Gedung sekolah tersebut ambruk akibat diterjang banjir dan longsor. Banjir dan longsor dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Moni sejak kemarin, 31 Juli 2021.

Kepala Desa Detuena, desa setempat, Rafael Rangga, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan hingga saat ini belum ada penanganan pasca ambruk, lantaran hujan masih terus mengguyur.

"Hingga saat ini, detik ini masih hujan, belum ada penanganan apa - apa," ujarnya saatnya dihubungi POS-KUPANG.COM, Minggu, 1 Agustus 2021 siang.

Menurutnya, dekat bangunan sekolah SMK 7 Moni, ada tebing tiga trap yang belum diratakan atau belum diberi tembok penyokong.

Baca juga: Ende Daftar, Sudah Empat Askab Dukung Fary Francis

Dia menyebut, material longsor berupa tanah, batu dan kayu dari tebing tersebut.

Dia katakan, sebelumnya, pihaknya sudah menyampaikan kepada pemerintah Kabupaten Ende terkait, terkait bahaya longsor dan banjir dari tebing dekat sekolah, namun tidak ditanggapi.

"Makanya terjadi banjir dan longsor," keluhnya.

Dia menguraikan ada tiga ruangan yang ambruk yakni ruang kepala sekolah, lab komputer dan ruang kelas. Sementara ruangan yang lain terendam banjir.

Sementara puluhan komputer di lab komputer, rusak akibat terkena air dan material longsor.

Baca juga: Kelabui Tim Patroli PPKM, Pengelola Kafe di Ende Matikan Lampu, Semua Kendaraan Parkir di Dalam

Menurutnya, akibat ambruknya gedung sekolah, kegiatan belajar mengajar, besok, kemungkinan ditiadakan.

Dia juga mengatakan, di Desa Koanara, Desa tetangga, juga terjadi longsor di permukiman warga. (*)

Berita Ende terkini
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved