Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 30 Juli 2021: Menilai Sesama, Seperti Apa Takaranmu?

Ketika Yesus mewartakan sabda kepada mereka dan berbagai tindakan positif lainnya mereka malah mengambil kesimpulan tidak mungkin Dia dapat melakukan.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Hironimus Nitsae 

Renungan Harian Katolik Jumat 30 Juli 2021: Menilai Sesama, Seperti Apa Takaranmu? (Injil Matius 13:54-58)

Oleh RD. Hironimus Nitsae

POS-KUPANG.COM - Injil hari ini bercerita tentang sekelompok orang yang menilai Yesus semata dari satu sisi. Mereka terkungkung dalam sebuah konsep yang semata untuk menguntungkan mereka walau sesaat.

Ketika Yesus mewartakan sabda kepada mereka dan berbagai tindakan positif lainnya mereka malah mengambil kesimpulan tidak mungkin Dia dapat melakukan semuanya itu. Alasan mereka sangat sederhana. Yesus itu kita kenal diri-Nya.

Mereka mulai menggeneralisir seolah Yesus tidak mungkin dapat seperti yang mereka lihat dan dengar. Bagi mereka Yesus semata anak tukang kayu. Otomatis dapat dipahami bahwa anak-anak tukang kayu tidak mungkin dapat berkembang dengan baik.

Bahkan mereka juga mengatakan bahwa Ibu dan keluarga biologisnya mereka kenal dan karena itu tidak mungkin Yesus dapat menjadi seperti demikian dalam pewartaan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 29 Juli 2021: Ya Tuhan, Aku Percaya Engkau Adalah Mesias

Konteks injil menjadikan kita dapat merefleksikan beberapa hal.

Pertama, bagi segelintir orang terkadang kehidupan sebuah keluarga entah berkembang baik dari yang paling kecil, entah sederhana sekalipun selalu dinilai secara sangat sepihak.

Salah satu contohnya dari latar belakang keluarga yang mungkin bagi mereka adalah mustahil dapat berubah menjadi baik. Hasilnya kesimpulan yang diambil pun bernada sepihak.

Penilaian tidak terjadi secara keseluruhan. Tapi yang utama, sebelum menilai sesama, perlu terlebih dahulu menilai diri sendiri secara pantas.

Kedua, kelebihan orang lain perlu dihargai. Termasuk kekurangan sesama pun juga tidak harus dibesar-besarkan manakala dalam dirinya ada perjuangan untuk berubah.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 29 Juli 2021: Amici Dei: Sahabat Allah

Jangan menilai seseorang hanya dari 'kulit luar' tanpa mengenal siapa dirinya sebenarnya. Jangan menganggap orang lain dalam kesederhanaan atau bahkan keterbatasan tidak bisa berkembang. Tiap kita selalu punya kesempatan yang sama.

Karena itu kerendahan hati sangat dibutuhkan untuk menerima kelebihan orang lain.

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang utuh. Utuh dalam menerima sesama yang adalah bagian dari hidup sosial kita.*

Renungan harian lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved