Rabu, 13 Mei 2026

Ruang Isolasi  Terpusat Penuh, Satgas Covid-19 SBD Siapkan  Hotel

saat ini ruang isolasi terpusat pasien terkonfirmasi positip virus corona penuh

Tayang:
Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Jubir Satgas Covid-19 SBD, Yulianus Kaleka didampingi Ketua Posko Covid-19 SBD, Matias Jenga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA---Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya yang juga Kepala Dinas Kesehatan, drg.Yulianus Kaleka mengatakan, saat ini ruang isolasi terpusat pasien terkonfirmasi positip virus corona penuh. Misalnya RSUD Redambolo Sumba Barat Daya terisi 46 orang dari 50 kapasitas tempat  tidur, Kodim 1629 SBD terisi 9 dari 10 tempat tidur yang disiapkan dan rumah sakit Karitas Waitabula, SBD tersedia 12 tempat tidur, semua sudah terisi.

Sementara itu sampai saat ini baru Puskesmas Kori di Kecamatan Kodi Utara yang sudah siap menerima perawatan dan karantina  terpusat pasien terkonfirmasi positip virus corona. Terhitung mulai hari ini, Selasa 27 Juli 2021, Puskesmas Kori merawat dua warga positip virus corona.

Untuk mengantisipasi keadaan itu, tim satgas covid-19 SBD telah menyediakan sebuah hotel terdiri 8 ruangan dengan masing-masing ruangan terisi dua tempat tidur atau 16 tempat tidur untuk melaksanakan isolasi terpusat terhadap warga SBD  terkonfirmasi positip virus corona.

Baca juga: Dulu Anggap Covid-19 Hanya Konspirasi, Kini Jerinx SID Tak Berkutik Saat Terpapar Virus Corona

Demikian penjelasan juru bicara tim satgas covid-19 SBD yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan, drg.Yulianus Kaleka didampingi Ketua Posko  Satgas Covid-19 SBD, Matias Jenga ketika berbincang-bincang  dengan para jurnalis  terkait perpanjangan PPKM di Sumba Barat Daya hingga 8 Agustus 2021 di lopo  rumah  jabatan bupati SBD, Selasa 27 Juli 2021.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, hingga kini belum memperoleh informasi  kesiapan lokasi karantina terpusat oleh kecamatan dan puskesmas lainnya. Meski demikian, pihaknya terus berkoordinasi dengan para camat dan kepala puskesmas serta kepala desa agar segera menyediakan lokasi isolasi terpusat itu.

Dikatakan dalam rapat bersama Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete selaku ketua umum Satgas Covid-19 Sumba Barat Daya dengan seluruh  camat dan kepala Puskesmas di lopo rumah jabatan bupati Sumba  Barat Daya tanggal 23 Juli 2021, memerintahkan camat bersama puskemas dan para kepala desa segera menyediakan lokasi isolasi terpusat. Yang disiapkan  bukan hanya gedung bangunan saja tetapi lengkap isinya seperti tempat tidur, kasur, makan minum dan persiapan pelayanan lainnya.

Persiapan lokasi isolasi terpusat ditingkat kecamatan dan desa bertujuan mencegah agar tidak semua warga terkonfirmasi positip virus corona menjalani karantina ditingkat Kabupaten dalam hal ini rumah sakit Redambolo, Karitas dan Kodim. Warga Sumba Barat Daya terkonfirmasi positip virus corona dengan gejala ringan dan gejala mengarah sedang dapat menjalani karantina terpusat di puskesmas atau kecamatan. Sementara itu terhadap warga yang terkonfirmasi positip virus corona dengan gelaja sedang mengarah berat dan gejala berat wajib menjalani karantina terpusat di rumah sakit.

Baca juga: 837 Orang Terkonfirmasi Positip Virus Corona di Sumba Barat Daya

Kehadiran lokasi isolasi terpusat tersebut adalah untuk mengantisipasi bila terjadi ledakan warga terkonfirmasi positip virus  corona akibat meluasnya penularan virus corona yang sewaktu-waktu dapat saja terjadi. Lebih baik, kita menyediakan lebih awal daripada terjadi baru  tergesa-gesa menyiapkannya. Pertanyaannya, apakah kita mampu menyediakan tempat isolasi disaat ledakan pasien terkonfirmasi positip terjadi  di kecamatan hingga desa.

Untuk itu, ia meminta semua pihak, jauh lebih baik kita menyediakan lebih  awal mengantisipasi kemungkinan ledakan penularan virus corona terjadi.  Bila saatnya, ternyata  tidak terjadi, patut kita mensyukurinya. Namun bila ledakan penularan virus corona terjadi, minimal kita sudah siap menanganinya. Saat itu, kita tidak sibuk lagi mengurus persiapan lokasi isolasi tetapi fokus penanganan manusianya. (*)

Berita Sumba Barat Daya Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved