Breaking News:

Berita Nasional

UPDATE Bantuan Subsidi Upah Rp 1 Juta dari Pemerintah, Kemnaker Tegaskan Masih Terus Godok 

"Sekali lagi saya tekankan bahwa BSU merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pekerja dan pengusaha di masa sulit akibat pandemi COVID-19," tan

Editor: John Taena
DOK. Humas Kemenaker
Menaker Ida Fauziyah saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) PPKM Darurat dengan Kadis Ketenagakerjaan provinsi dan kabupaten atau kota seluruh wilayah Jawa - Bali, serta Kadin dan Apindo secara virtual, Jumat 8 Juli 2021. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -Kebijakan untuk menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) yang diperuntukan bagi para pekerja atau buruh di tahun 2021 telah diumumkan pemerintah. 

Kebijakan penyaluran BSU tersebut sudah diumumkan oleh pemerintah pada Rabu 21 Juli 2021.

Namun hingga saat ini pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemennaker) melalui Menaker Ida Fauziyah, menegaskan jikalau kebijakan pemerintah itu terus digodok.

Baca juga: SEGERA Cair Subsidi Gaji 2021 Senilai Rp 1 Juta, Ini Syaratnya Untuk Mendapatkan BSU 2021

ilustrasi uang-subsidi gaji atau bantuan subsidi upah bakal dicairkan lagi pada tahun 2021 senilai Rp 1 juta
ilustrasi uang-subsidi gaji atau bantuan subsidi upah bakal dicairkan lagi pada tahun 2021 senilai Rp 1 juta (istimewa)

Menteri Ida Fauziyah masih terus mematangkan kebijakan penyaluran BSU sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Dijelaskan Ida Fauziyah, kebijakan tersebut sebagai salah satu upaya untuk membantu mengatasi dampak sektor ketenagakerjaan akibat pandemi COVID-19.

Dampak sektor ketenagakerjaan akibat pandemi COVID-19 ini khususnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Upaya ini tidak lain agar tingkat pengangguran dan kemiskinan akibat pandemi dapat kita tekan," kata Menaker Ida Fauziyah, Kamis 22 Juli 2021.

Baca juga: 8 Juta Pekerja Akan Mendapat BSU Senilai Rp 1 Juta, Pemerintah Siap Gelontorkan Dana Rp 8 Triliun

Ida Fauziyah berharap kebijakan tersebut dapat mencegah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan membantu pekerja atau buruh yang dirumahkan atau berkurang gajinya karena pembatasan jam kerja.

Jumlah calon penerima BSU diestimasi mencapai kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp8 Triliun.

Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan kriteria di atas masih dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Subsidi Gaji Karyawan Segera Cair, Tapi Hanya Kelompok Ini Yang Terima, Simak Penjelasan Menaker Ini

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved