Berita Viral
Nasib Oknum Satpol PP Yang Pukul Ibu Hamil Saat PPKM Gowa, Bupati Adnan Purichta Ichsan Angkat Suara
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Lewat akun Instagramnya, buka suara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa
"Kalau bukti medis belum ada, dan ini kami akan telusuri," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Willian Pacheco Bek Bali United FC Izin Pulang ke Brasil Saat PPKM Darurat Diberlakukan di Bali
Lebih lanjut, Alimuddin mengungkapkan oknum Satpol PP Gowa yang diduga melakukan penganiayaan, hingga saat ini belum diperiksa.
Tetapi, ia berjanji akan memberi sanksi tegas pada si oknum.
"Oknum tersebut belum kami periksa. Terkait sanksi tentunya kami serahkan kepada proses hukum yang berlaku," pungkasnya.
Mengutip TribunGowa.com, korban disebutkan tengah hamil sembilan bulan.
Korban yang diketahui bernama Rosmiyati Khastury pingsan karena mengalami kontraksi ketika melaporkan kekerasan yang dialaminya di Polres Gowa, Rabu (14/7/2021).
Ia pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga: Viral Video Warga Menangis karena Dirazia, Arya Saloka Kritik Aturan PPKM Sebut Masyarakat Stres
Kronologi Kejadian
Dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa berawal ketika tim empat yang dipimpin Sekretaris Daerah Hj Kamsina, menyasar warkop.
Di kawasan Panciro, petugas mendengar suara musik cukup keras dari Warkop Ivan.
"Depan kantor Desa Panciro kita berhenti dan besar sekali musik, karena ini telah masuk hari keenam pengetatan PPKM mikro di Gowa," ungkap Kamsina, Kamis (15/7/2021) dini hari, dikutip dari TribunGowa.com.
Karena itu, tim empat masuk dan memberikan imbauan secara humanis.
Baca juga: Airlangga Hartarto : Pemerintah Jaga Laju Ekonomi Selama PPKM Darurat
"Kita sampaikan kalau bisa kecilkan musiknya atau dimatikan saja, namun dia (pemilik warko) kurang baik penerimaanya," tambahnya.
Setelahnya, seorang anggota Satpol PP Gowa menanyakan surat izin warkop tersebut.
"Mana surat izin ini kafe saya mau lihat," kata anggota Satpol PP Gowa itu.