Breaking News

Kerumunan Warga Saat Vaksin di Kota Kupang, Mengejutkan Tanggapan Gubernur Viktor Laiskodat 

Animo masyarakat Kota Kupang untuk mendapat vaksin Corona meningkat pesat. Terhitung sejak vaksinasi massal dilakukan berbagai pihak, lokasi vaksinasi

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG 
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat 

Kerumunan Warga Saat Vaksin di Kota Kupang, Begini Tanggapan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat 

Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Animo masyarakat Kota Kupang untuk mendapat vaksin Corona meningkat pesat. Terhitung sejak vaksinasi massal dilakukan berbagai pihak, lokasi vaksinasi selalu dijejali warga. 

Diawali dengan kerjasama antara fasilitas kesehatan seperti puskesmas dengan lembaga keagamaan hingga pelaksanaan program Serbuan Vaksin TNI-Polri, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin makin meninggi. 

Teranyar, program vaksinasi umum oleh Kejaksaan Tinggi NTT pada Sabtu 10 Juli hingga Minggu 11 Juli pun diperpanjang hingga Jumat karena antusiasme warga mendapatkan vaksin di lokasi itu. 

Demikian pula vaksinasi massal yang dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Kupang di Kampus Farmasi Poltekkes Kemenkes Liliba Kupang pada Rabu, 14 Juli 2021 pagi harus dihentikan karena membludaknya warga, calon penerima vaksin. 

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang ditanya terkait persoalan kerumunan itu menyebut hal tersebut memang tak terhindarkan. Ia bahkan menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah memiliki kesadaran tinggi untuk menerima vaksin. 

"Memang ini kan animo masyarakat begitu luar biasa, kita berterima kasih kepada masyarakat yang punya kesadaran sendiri untuk vaksin," ujar Gubernur Viktor Laiskodat menjawab pertanyaan wartawan, Rabu, 14 Juli 2021.

Baca juga: Kegiatan Belajar Mengajar di Kabupaten Sumba Timur Masih Menggunakan Sistem Belajar Dari Rumah

Menurutnya, dalam pelaksanaan vaksinasi massal, kerumunan itu tidak terhindarkan. Pemerintah provinsi menargetkan seluruh masyarakat NTT dapat divaksin sesuai dengan jadwal. Hal itu agar dapat segera  tercipta herd immunity di NTT. 

"Memang dalam vaksinasi massal itu tak terhindarkan pasti masyarakat akan berbondong-bondong menyebabkan kerumunan. Tapi pilihan  kita, target kita, semuanya harus tervaksin," tambah Gubernur Viktor Laiskodat. 

Gubernur Viktor Laiskodat menargetkan pada Desember 2021, masyarakat NTT sudah tidak mengenakan masker lagi. 

"Kita ingin mengejar herd immunity kita. Itu nanti Desember kita bisa buka masker semua," ujar dia. 

Menurut Gubernur kelahiran Kupang Barat itu, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus mengejar terciptanya herd immunity masyarakat sesegera mungkin sebagaimana yang telah dicapai negara negara di Eropa dan Amerika. 

"Kita lihat kemarin di Amerika, juga orang di Eropa main bola penontonnya tanpa masker. Itu menunjukkan herd immunity mereka (sudah tercapai). Kita juga kejar seperti itu," ujar Gubernur Viktor Laiskodat. 

Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu juga berterima kasih kepada masyarakat NTT yang dengan kesadaran diri telah melakukan vaksin Covid-19. Dengan kondisi tingginya animo masyarakat NTT untuk menerima vaksin maka ia yakin target herd immunity yang ditetapkan Presiden Jokowi pada tahun ini dapat tercapai. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved