Breaking News:

China Tuntut Hukuman atas Kasus Ledakan Bus Paskistan yang Tewaskan 9 Pekerja CPC China

Sedikitnya 13 orang termasuk sembilan warga negara China dan dua tentara Pakistan tewas dalam sebuah ledakan

Editor: Agustinus Sape
AP Photo via bbc.net.au
Seorang pekerja China dibantu oleh penduduk setempat untuk perawatan di sebuah rumah sakit di distrik Kohistan Pakistan setelah ledakan bus. 

China Tuntut Hukuman atas Kasus Ledakan Bus Paskistan yang Tewaskan 9 Pekerja CPC China

POS-KUPANG.COM - Sedikitnya 13 orang, termasuk sembilan warga negara China dan dua tentara Pakistan, tewas ketika sebuah ledakan membuat sebuah bus terjun ke jurang di daerah terpencil di Pakistan utara pada Rabu.

Belum jelas apakah ledakan itu merupakan serangan yang ditargetkan atau kecelakaan, karena laporan yang saling bertentangan telah muncul.

Inspektur Jenderal Moazzam Jah Ansari, pejabat tinggi polisi Khyber-Paktunkhwa, provinsi tempat insiden itu terjadi, mengatakan dua tentara dan dua penduduk setempat termasuk di antara yang tewas dan beberapa orang terluka.

"Bus itu jatuh ke jurang yang dalam setelah ledakan dan menyebabkan kerugian besar. Operasi penyelamatan diluncurkan dan seluruh mesin pemerintah telah dikerahkan untuk menyelamatkan yang terluka dengan ambulans udara," kata seorang pejabat senior pemerintah kepada Reuters tanpa menyebut nama.

Ansari mengatakan kepada Reuters bahwa polisi sedang menyelidiki.

"Sepertinya sabotase," katanya sambil pergi dengan helikopter menuju lokasi.

Penduduk setempat dan petugas penyelamat berkumpul di dekat reruntuhan bus yang terjun ke jurang di daerah terpencil di Pakistan utara pada Rabu 14 Juli 2021.
Penduduk setempat dan petugas penyelamat berkumpul di dekat reruntuhan bus yang terjun ke jurang di daerah terpencil di Pakistan utara pada Rabu 14 Juli 2021. (AP Photo)

Setidaknya tiga pejabat lainnya mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa sebuah ledakan menghantam bus.

Sementara itu, Asim Abbasi, asisten komisaris di Kohistan, mengatakan kepada AP bahwa pihak berwenang yakin insiden itu adalah kecelakaan tetapi sedang menyelidiki apakah ada semacam ledakan di dalam bus.

Dia mengatakan tabung gas mungkin meledak dan kemungkinan bahan peledak ada di dalam kendaraan; bahan peledak sering digunakan oleh para insinyur dalam proyek konstruksi.

Baca juga: China Desak Taliban Putuskan Jaringan dengan Semua Kelompok Teroris , Bila Inginkan Hal

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved