Breaking News:

Bamsoet : Harmoko adalah Politikus Senior, Guru Sekaligus Panutan Banyak Kader Partai Golkar

Ketua MPR RI itu menyebut bahwa sosok Harmoko adalah guru bagi banyak kader Golkar. Bamsoet menilai perjalanan hidup Harmoko luar biasa, pernah Menja

Editor: John Taena
Istimewa
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat membuka Turnamen Catur Indonesia Master 2021 di Komplek Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/6) 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai Harmoko sebagai panutan banyak kader Partai Golkar

Menteri Penerangan era Orde Baru Harmoko adalah seorang guru politikus senior.

Dikatakan Bamsoet, "Harmoko adalah politikus senior, guru sekaligus panutan banyak kader Partai Golkar."

Menteri Penerangan era Orde Baru Harmoko meninggal dunia, Minggu 4 Juli 2021.

Baca juga: KISAH Harmoko dan Kejadian Patahnya Palu Sidang, Pernah Meminta Soeharto Lengser dari Jabatan

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bamsoet menyampaikan duka cita mendalam setelah mendengar Harmoko berpulang.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Partai Golkar kehilangan kembali putra terbaiknya Bapak Harmoko bin Asmoprawiro yang berpulang pada hari Minggu 4 Juli jam 20:22 WIB di RSPAD Gatot Soebroto. Semoga husnul khotimah," kata Bamsoet melalui keterangannya, Minggu 4 Juli 2021.

Ketua MPR RI itu menyebut bahwa sosok Harmoko adalah guru bagi banyak kader Golkar.

Bamsoet menilai perjalanan hidup Harmoko luar biasa, pernah Menjadi Menteri Penerangan era Orde Baru dan pernah menjadi Ketua MPR pada masa pemerintahan B.J Habibie.

Baca juga: Harmoko Tutup Usia: Profil Menteri Era Soeharto Meniti Karier dari Jurnalis Hingga Politisi

Pimpinan DPR yang terdiri dari Ketua Harmoko, Wakil Ketua Ismail Hasan Metareum, Syarwan Hamid, Abdul Gafur dan Fatimah Achmad (tidak nampak) di Gedung DPR, Senin 18 Mei 1998, membuat pernyataan mengimbau Presiden Soeharto mengundurkan diri.
Pimpinan DPR yang terdiri dari Ketua Harmoko, Wakil Ketua Ismail Hasan Metareum, Syarwan Hamid, Abdul Gafur dan Fatimah Achmad (tidak nampak) di Gedung DPR, Senin 18 Mei 1998, membuat pernyataan mengimbau Presiden Soeharto mengundurkan diri. (KOMPAS/Johnny TG)

"Harmoko adalah politikus senior, guru sekaligus panutan banyak kader Partai Golkar," ucap Bamsoet.

"Jujur, kami semua merasa kehilangan," pungkasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bambang Soesatyo: Harmoko adalah Guru, Panutan Banyak Kader Golkar 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved