Polres Ngada Gelar Rapid Antigen Gratis menyongsong Hari Bhayangkara Ke-75
menyongsong Hari Bhayangkara ke-75, Polres Ngada menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa rapid antigen gratis bagi personil polri dan anggota keluar
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Polres Ngada Gelar Rapid Antigen Gratis menyongsong Hari Bhayangkara Ke-75
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-75, Polres Ngada menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa rapid antigen gratis bagi personil polri dan anggota keluarganya serta masyarakat umum lainnya yang membutuhkan melalui Bhabinkamtibmas terutama masyarakat yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi covid-19.
Rapid Antigen Gratis ini di berikan kepada masyarakat khususnya bagi mereka yang kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.
Rapid antigen gratis tersebut sudah dilakukan sejak tanggal 18 juni dan berakhir pada tanggal 30 Juni 2021 sesuai tema Hari Bhayangkara ke-75 yakni Transformasi Polri yang Preisis mendukung percepatan penanganan covid-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi Nasional menuju Indonesia maju.
Sasaran kegiatan rapid antigen Gratis tersebut yaitu anggota polri bersama anggota keluaraganya dan masyarakat yang membutuhkan batuan rapid antigen melalui para Bhabinkamtibmas dan aparat desa/kelurahan sebagai garda terdepan Program PPKM Bersekala Mikro.
Baca juga: Dana Tunggu Hunian untuk 2.375 Korban Seroja di Kabupaten Kupang Mulai Tersalurkan, Ini Besarannya
Sampai dengan saat ini, sudah sebanyak 97 orang yang dilayani rapid antigen gratis oleh Urkes Polres Ngada.
Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi mengatakan, rapid antigen gratis tersebut dilakukan. dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75. Untuk itu, Polres Ngada selalu siap mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Ngada.
"Sampai dengan saat ini sudah ada 97 orang kita lakukan rapid Antigen gratis dan hasilnya kita laporkan ke Gugus Tugas Maupun ke BPBD Kabupaten Ngada," ujarnya.
Rio mengatakan, melalui bhabinkamtibmas melakukan penelusuran kontak secara mandiri bersama para anggota posko ppkm yang ada di desa atau kelurahan setempat terhadap warganya yang kontak erat terhadap warga yang terkonfirmasi covid-19.
Baca juga: Kapolres Malaka Ajak Warga Untuk Tidak Takut Divaksin, Simak Penjelasan Kapolres
"Mereka kemudian meminta bantuan kepada urkes Polres Ngada untuk melakukan rapid antigen dan hasilnya anggota posko PPKM melaporkan ke tim gugus tugas untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.
Rio menambahkan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI dan Polri merupakan penguatan 4 pilar dalam percepatan penanganan covid-19.
Dijelaskan Rio, saat ini sudah ditemukan virus corona varian baru yaitu varian delta yang memiliki karakteristik menular lebih cepat dibandingkan varian lain. Untuk itu, semua harus selalu mentaati protokol kesehatan.
"Memutus rantai peneyebaran covid-19 merupakan misi utama kita saat ini, melakukan 3T, selalu disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi, sekarang kita kenal dengan istilah flattening the curve atau melandaikan curva dengan intensifikasi pelacakan kasus, pemeriksaan masif dan melakukan 3T dalam hal ini,
Polres Ngada mengedepankan para Bhabinkamtibmas dan Urdkes Polres Ngada melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut untuk mendukung pemerintah daerah dalam percepatan penanggulangan covid-19," pungkasnya. (mm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/petugas-urkes-polres-ngada-melakukan-kegiatan-rapid-antigen.jpg)