Bupati Ende Djafar Achmad : Ada Pejabat Dinonjob Akibat Tidak Disiplin
dalam situasi apapun ketika ada hal yang perlu diurus berkaitan dengan kepentingan masyarakat mesti siap
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Bupati Ende Djafar Achmad : Ada Pejabat Dinonjob Akibat Tidak Disiplin
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Kabupaten Ende, Djafar Achmad, menegaskan, ada pejabat lingkup Pemkab Ende yang dinonjob akibat tidak disiplin.
"Yah betul ada yang dinonjob," kata Bupati Djafar saat dikonfirmasi awak media usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrasi dan fungsional, di Kantor Bupati Ende, Kamis, 24 Juni 2021.
Dia menyebut ada dua pejabat yang dinonjob. Lanjutnya, tentu ada pertimbangan serius mengapa dinonjob.
Bupati menguraikan, sejatinya pejabat mesti disiplin, dalam situasi apapun ketika ada hal yang perlu diurus berkaitan dengan kepentingan masyarakat mesti siap.
Baca juga: Pelantikan Ratusan Pejabat di Kabupaten Ende Tanpa Sambutan Bupati
"Saya terus terang saja, kalau Covid ini jangan bermain - main. Di saat pantauan Covid-19, cari camat setengah mati saya. Telfon tidak angkat orang sudah meninggal, kita cari dia dulu. Ketika ada pasien meninggal karena covid, cari susah telfon susah, itu yang kita ambil sikap tegas," keluh Bupati Djafar.
Tidak hanya itu, Bupati Djafar juga menyebut ada pejabat yang mabuk.
Dia menyesalkan tindakan pejabat yang mabuk sehingga mengakibatkan hal yang tidak diinginkan bersama.
"Namanya aparat tidak boleh mabuk. Baik di kantor maupun di luar. Bukan dasarnya suka tidak suka tapi tindakan itu harus kita ambil," tegas Bupati Djafar.
Bupati Djafar mengatakan jika dibiarkan, maka tidak ada efek jera.
Baca juga: Diskusi Pariwisata Kabupaten Ende, Toilet Jadi Sorotan Toilet Cerminan Wajahmu
Dia menyebut pejabat yang dinonjob yakni Camat Ende Timur dan Camat Detukeli.
Selain itu, Bupati ingatkan para ASN yang di luar kota agar rajin masuk kantor. Bupati mengaku mendapat informasi bahwa ada ASN yang jarang masuk kantor.
Terkait pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat administrasi dan fungsional, Bupati menerangkan, dia hendak menegaskan bahwa negara sedang memanggil para pejabat untuk menghadapi situasi saat ini.
"Negara memanggilmu dengan situasi covid begini. Kenapa begitu, eselon IV ini akan menjurus ke kerja fungsional," ungkapnya.
Baca juga: Kukuhkan 21 PAC, Esthon Foenay Hadir di Kabupaten Ende
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sidak-kantor-dprd-ende-bupati-djafar-kecewa-kantor-dprd-kok-seperti-ini.jpg)