Ketum GKS Sebut Cegah Virus Varian Baru Hanya Dengan Patuh Prokes
Ketum Badan Pelaksana Majelis Sinode (BPMS) Gereja Kristen Sumba (GKS), Pdt. Alfred Dj. Samani, S.Th, M.Si mengatakan, untuk mencegah a
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Ketum GKS Sebut Cegah Virus Varian Baru Hanya Dengan Patuh Prokes
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Ketua Umum (Ketum) Badan Pelaksana Majelis Sinode (BPMS) Gereja Kristen Sumba (GKS), Pdt. Alfred Dj. Samani, S.Th, M.Si mengatakan, untuk mencegah atau pun mengantisipasi masuknya virus varian baru di Pulau Sumba hanya dengan mematuhi atau menaati protokol kesehatan (prokes).
"Jadi, saya sampaikan bahwa tidak ada cara lain selain mematuhi Protokol Kesehatan. Kita lihat bahwa sebenarnya dengan disiplin prokes membuat kita terhindar dari Covid-19 yang terjadi selama ini," kata Pendeta Alfred, Sabtu 19 Juni 2021.
Dijelaskan, jika prokes diabaikan, maka sudah dipastikan korban akan terus bertambah atau berjatuhan.
"Mereka yang menjaga Prokes kecil kemungkinan akan terserang virus Corona, sebaliknya bagi mereka yang mengabaikan, bahkan acuh tak acuh, besar kemungkinan akan terserang virus Corona," jelas Pdt. Alfred.
GKS lanjut Pendeta Alfred, berterimakasih kepada pemerintah lewat Satgas Covid- 19 yang dari waktu ke waktu berjuang untuk melakukan sosialisasi terjadap bahaya Covid-19 dan hasilnya terjadinya penurunan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur yang cukup signifikan. Karena itu, lanjutnya, upaya ini harus terus dilakukan tentu atas dukungan masyarakat dan semua pihak termasuk gereja.
Baca juga: Mengapa Masih Ada 11 Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur Diisolasi di Hotel Cendana ?
Baca juga: Jerman Bentrok Portugal, Ini Persiapan Kiper Panzer Manuel Neuer Hadapi Serangan Bombardir Ronaldo
Pendeta Alfred mengatakan, saat ini ada tiga virus baru yg sudah masuk di Indonesia, sehingga sangat diharapkan jenis virus baru itu tidak masuk ke NTT.
Ketiga varian virus itu adalah Varian: B.1.1.7 dinamakan varian ALPA, Varian B.1.351 dinamakan Varian BETA dan Varian: B.1.617.2 dinamakan Varian DELTA.
Baca juga: Striker Brasil Goncalves Gabung Persita Tangerang, Banyak Pilihan Pemain Depan, Ini Karier Profil
Baca juga: DPRD Kota Kupang Tetap Laporkan Ketidakhadiran Pemerintah ke Gubernur NTT, Pemkot Tunggu Undangan
"Setelah kita berjuang satu tahun lebih melawan penyebaran virus Corona, ternyata munul lagi varian baru yang daya gempurnya lebih cepat dan berbahaya.
"Sekali lagi, saya mengimbau kepada semua elemen masyarakat agar mari bersama kita taati prokes demi kesehatan dan keselamatan kita bersama," ujarnya. *)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/predator-habis-ledakan-belalang-di-pulau-sumba-meningkat.jpg)