Antisipasi Masuknya Varian Virus Baru, DPRD Kota Kupang Ingatkan Semua Pihak Patuhi Prokes

mengantisipasi masukan varian virus baru dari Covid-19 bernama varian delta. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang menging

Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Antisipasi Masuknya Varian Virus Baru, DPRD Kota Kupang Ingatkan Semua Pihak Patuhi Prokes
POS KUPANG.COM/INTAN NUKA
Diana Bire, anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Hanura

Antisipasi Masuknya Varian Virus Baru, DPRD Kota Kupang Ingatkan Semua Pihak Patuhi Prokes

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka mengantisipasi masukan varian virus baru dari Covid-19 bernama varian delta. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang mengingatkan semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, juga mengurangi mobilitas ke daerah zona merah yang telah terkonfirmasi varian baru ini.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang yang membidangi kesehatan, Diana Bire, menegasakan varian virus baru ini menurutnya justru bekerja lebih cepat sehingga diharapkan penerapan Protokol kesehatan (Prokes) wajib dilaksanakan.

"Yang saya tauh virus ini bekerja lebih cepat dalam penularannya, artinya masyarakat  harus lebih waspada.  Prokes tetap di jalankan dengan baik dan jangan lengah. Jika merasa ada gejala harus segera di periksa, sehingga kalau positif covid bisa melakukan isoman sambil berkoordinasi dengan puskesmas," jelasnya, Sabtu 19 Juni 2021.

Dia mengingatkan, pemerintah agar bisa memaksimalkan anggaran yang telah ada. Anggaran tersebut digunakan bagi penanganan  Covid-19 dan penyebarannya.

Baca juga: Info Sport PON XX Papua 2021 : Pekan Olahraga Nasional XX Papua Resmi Dibuka

Baca juga: Hati-Hati dan Waspada! Dua Peringatan Dini BMKG Prediksi Cuaca di Wilayah Provinsi NTT Hari Ini

"Puskesmas lebih proaktif dalam mendata dan menangani pasien covid  Dinkes bekerjasama dengan dinas-dinas dan kelurahan serta kecamatan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang varian baru covid," ujar politisi partai Hanura ini.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire. (istimewa)

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), menurutnya harus bisa ditegakan untuk mengantisipasi masuknya varian virus baru ini ke wilayah Kota Kupang. Meski PPKM mengganggu stabilitas UMKM, Diana menyebut langkah antisipasi untuk mencegah kecolongan masukan virus ini merupakan hal yang paling penting dilakukan.

Baca juga: 5 Pemain Ditarik Daerah Pertahanan Skotlandia Pemain Inggris Harry Kane Frustrasi, Skor Kacamata

Baca juga: Striker Brasil Goncalves Gabung Persita Tangerang, Banyak Pilihan Pemain Depan, Ini Karier Profil

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati yang dihubungi Pos Kupang, Sabtu 19 Juni 2021, mengatakan, adanya varian baru tidak terlepas dari pola penerapan prokes yang dijalankan semua orang. Ia menyebut dengan melakukan standar Prokes yang ketat, varian baru tidak akan memasuki wilayah, termaksud Kota Kupang.

Dia menegaskan, proses vaksinasi tidak bisa menjamin seseorang tidak dapat terjangkit virus, namun dengan pola Prokes yang ketat, bisa diyakini virus tidak akan memberi dampak begitu berat terhadap sesorang.

"Vaksin itu dilakukan agar setiap orang apabila terinfeksi virus tubuhnya sudah mengenali virus yang masuk dan segera membentuk imun dan melawan virusnya. Jadi tidak menjamin tidak kena virus. Supaya tidak kena virus ya prokes," tandasnya.

Dia membeberakan, dua hari belakangan ini jumlah kasus covid-19 terjadi peningkatan, untuk itu Retnowati berharap kesadaran semua orang untuk menerapakan protokol kesehatan menjadi sangat penting dan bisa menjadi kebiasan baru. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Diana Bire. (istimewa)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved