Breaking News:

Sekda Kota Kupang Minta CPNS Jadi Pamong Praja dan Abdi Masyarakat yang Baik

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si minta para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hendaknya memiliki sikap

Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si sedang memberikan arahan.    

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si minta para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hendaknya memiliki sikap sebagai seorang pamong praja dan abdi masyarakat yang baik. 

Permintaan tersebut disampaikan Sekda dalam acara penutupan kegiatan orientasi dan pembekalan CPNS formasi Kota Kupang tahun anggaran 2019 yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, Jumat 11 Juni 2021.

"Sebagai seorang pamong praja dituntut untuk senantiasa menampilkan kewibawaan dan keteladanan baik dalam hal disiplin, komitmen, tanggung jawab, dedikasi, loyalitas, dan kejujuran," ujarnya.

Sekda juga menghimbau, para CPNS yang baru selesai menjalani masa orientasi dan pembakalan untuk menjauhkan diri dari pelanggaran, terutama yang terkait dengan masalah moralitas dan tindakan KKN. Baginya, hal tersebut akan mencoreng dan menjatuhkan citra lembaga di mata masyarakat dan dalam konteks yang lebih luas akan melunturkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah. 

”Ada ribuan orang yang sementara mengantri untuk menjadi PNS. Oleh karena itu, kesempatan yang telah saudara-saudara peroleh ini harus disyukuri sebagai anugerah Tuhan, yang perlu diwujudnyatakan melalui kesungguhan dan dedikasi yang tinggi dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diemban,” tambahnya.

Lebih jauh dia menerangkan, CPNS harus sadar akan porsi tanggung jawab yang telah diatur sesuai tugas kelembagaan di unit kerja masing-masing dan harus mempelajari serta menguasai secara seksama setiap tugas dan pekerjaan, sehingga fungsi mereka sebagai staf atau unsur bantu pimpinan benar-benar berjalan efektif dalam lingkup bidang tugas masing-masing.

Ia menekankan penerapan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang melarang seorang PNS untuk terlibat atau melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan politik praktis.

”Karena itu bagi saudara-saudara yang berniat terjun kedunia politik sebaiknya mengundurkan diri sebagai PNS, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Sekda Fahrensy berharap dengan orientasi dan pembekalan ini, CPNS diisi dengan berbagai pengetahuan, informasi, dan ketrampilan untuk melengkapi  tingkat kemampuan dan kompetensi  secara kognitif dan diharapkan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman untuk melaksanakan pekerjaan dalam organisasi birokrasi pemerintahan.

Orientasi, kata dia, bisa terjadi perubahan atau penyesuaian dan pembentukan sikap mental sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat yang baik. Juga
keterampilan yang dibutuhkan sebagai modal dasar untuk mampu melaksanakan tugas dengan baik, guna mendorong optimalisasi kinerja birokrasi.

"Upaya ini untuk mewujudkan tata-kepemerintahan yang baik (good govenance) sesuai tuntutan reformasi birokrasi dewasa ini dan mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Kupang," sebutnya.

Kabid Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur Richard Bernard Penlaana, dalam laporannya menyampaikan kegiatan orientasi dan pembekalan CPNSD Kota Kupang formasi tahun 2019 telah berjalan dengan tertib dan lancar yang melibatkan 231 orang peserta dan 2 orang tidak dapat mengikuti karena meninggal dunia dan sakit pasca operasi melahirkan.
(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si sedang memberikan arahan. 
 
Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si sedang memberikan arahan.    (istimewa)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved