Selasa, 28 April 2026

Kiper Anyar Gianluigi Donnarumma Jadi Bulan-bulanan, Legenda AC Milan Itu Tahu Terima Kasih ?

Gianluigi Donnarumma tampaknya menjadi bulan-bulanan di kalangan pendukung AC Milan.

Editor: Ferry Ndoen
(AFP/ MARCO BERTORELLO)
Zlatan Ibrahimovic (kiri) berduel dengan Cristiano Ronaldo (kanan) pada laga pekan ke-35 Liga Italia yang mempertemukan Juventus vs AC Milan di Stadion Allianz pada Senin (10/5/2021) dini hari WIB. 

Donnarumma Jadi Bulan-bulanan, Legenda AC Milan Sebut Tak Tahu Terima Kasih

POS KUPANG.COM---- Gianluigi Donnarumma tampaknya menjadi bulan-bulanan di kalangan pendukung AC Milan.

Keputusan Gianluigi Donnarumma untuk meninggalkan AC Milan itu dianggap tidak tahu terima kasih.

Tak hanya itu, kiper asal Italia tersebut  juga dituding telah kehilangan kredibilitasnya sebagai seorang pemain sepak bola profesional.

Sebab, AC Milan merupakan klub yang telah membesarkannya secara cuma-cuma.

Seperti diketahui, Gianluigi Donnarumma telah memutuskan untuk meninggalkan Rossoneri pada akhir bulan ketika kontraknya dengan klub akan berakhir.

Klub dan agen pemain tidak dapat mencapai kesepakatan tentang pembaruan, sehingga ia harus mulai mencari tujuan barunya.

Atau lebih tepatnya, Mino Raiola harus mencari klub baru untuk penjaga gawang dan itu tidak akan mudah, karena hanya sedikit klub yang mau melakukan investasi besar.

Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma, menepis angin dan cengo sehingga I Rossoneri dikubur dalam laga Liga Europa di Stadion San Siro.
Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma, menepis angin dan cengo sehingga I Rossoneri dikubur dalam laga Liga Europa di Stadion San Siro. (WITTER.COM/ACMILAN)

Karena itu, Donnarumma bukan tidak mungkin terpaksa harus menerima gaji kurang dari apa yang ditawarkan manajemen Rossoneri.

Paolo Maldini menyebut gertakan Raiola dan masih harus dilihat bagaimana agen akan menyelesaikan masalah tersebut.

Gianluigi Donnarumma (instagram@gigiodonna99)
Berbicara langsung di Sky Italia via MilanNews, legenda Milan Alessandro Costacurta turut berkomentar tentang kiper muda tersebut.

“Sayangnya, saya pikir mereka berdua kalah. Yang mengejutkan adalah cara sang pemain kehilangan kesempatan untuk bersaing dengan keluarganya di Eropa,” katanya dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.

“Saya pernah ke sana dan saya tahu betapa memuaskannya itu dan dia tidak akan bisa merasakannya.

“Dia adalah pemain utama hebat dari perjalanan juara dan dia tidak akan bisa bermain di dalamnya dengan seragam keluarganya.

Kiper Juventus Italia Gianluigi Buffon memegang trofi pemenang saat para pemain Juventus merayakan kemenangan final pertandingan sepak bola Piala Italia (Coppa Italia) Atalanta vs Juventus pada 19 Mei 2021 di stadion Citta del Tricolore di Reggio Emilia
Kiper Juventus Italia Gianluigi Buffon memegang trofi pemenang saat para pemain Juventus merayakan kemenangan final pertandingan sepak bola Piala Italia (Coppa Italia) Atalanta vs Juventus pada 19 Mei 2021 di stadion Citta del Tricolore di Reggio Emilia (Miguel MEDINA / AFP)

“Saya katakan keluarga karena begitulah cara saya mendefinisikan Milan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved