Kamis, 7 Mei 2026

Begini Aksi Bocah di Lai Lanjang Sumba Timur Mengusir Belalang

Warga Desa Lai Lanjang, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur kembali bergumul dengan adanya serangan hama belalang

Tayang:
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Lia bocah di Desa Lai Lanjang, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur bersama temannya sedang mengusir belalang di desa setempat, Sabtu 5 Juni 2021. 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Warga Desa Lai Lanjang, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur kembali bergumul dengan adanya serangan hama belalang. Bukan saja orang dewasa yang melakukan pengendalian dengan cara pengusiran, tetapi juga para bocah atau anak-anak di wilayah setempat.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu 5 Juni 2021, sejumlah bocah sedang mengusir belalang dari areal tanaman sayuran.

Tanaman sayuran dan kacang-kacangan itu adalah milik Kanyali Ay di wilayah RT 8/RW 4, Desa Lai Lanjang, Rindi.

Koloni belalang ini memenuhi bedengan sayur sawi dan kacang panjang. Ada yang sudah memakan daun sawi hingga berlubang tidak beraturan.

Baca juga: Indomaret Product of The Week Minggu 6 Juni 2021, Kopiko Kopi Susu Rp 4.500, Sabun Nuvo Rp 12.900

Baca juga: Belalang Serang Tanaman di Lai Lanjang Sumba Timur

Untuk mengendalikan, Kanyali Ay tidak saja menyemprotkan pestisida, tetapi juga pengendalian secara mekanik, yakni pengusiran.
Aksi pengusiran ini dilakukan beberapa bocah yang ada di desa setempat.

Nampak para bocah mengusir belalang dengan memukul-mukul belalang yang ada di bedengan sayuran dan kacang. Ada juga belalang di permukaan tanah, di batang pepohonan, daun dan juga pagar.

Meski tidak begitu efektif, tetapi bocah-bocah ini terus mengusir belalang yang ada.

Pengusiran itu dilakukan dengan menggunakan ranting pohon.

Baca juga: Umur Raffi Ahmad Jadi Taruhan,Asisten Ungkap Suami Nagita Slavina PunyaPenyakit Mirip Olga Syahputra

Baca juga: Formasi Terbaru CPNS dan PPPK 2021 Untuk Kabupaten Flores Timur

 

Lia salah satu bocah mengatakan, mereka sudah terbiasa mengusir belalang dengan cara seperti.

Kanyali Ay opa dari Lia ditemui mengatakan, belalang yang masuk di desa itu sebenarnya sudah sejak Bulan April 2021 dan sempat merusak tanaman padi warga setempat.

Ditanyai soal upaya pengendalian, ia mengakui, kebanyakan hanya dengan cara pengusiran dan pengusiran itu bukan saja oleh orang dewasa melainkan juga anak-anak.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mb Muku,S.P,M.Si yang dikonfirmasi Minggu 6 Juni 2021 menyampaikan terima kasih atas informasi tentang adanya serangan belalang di Lai Lanjang.

"Terima kasih informasinya. Kami tetap lakukan pengendalian belalang," kata Oktavianus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Berita Sumba Timur

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved