Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Perkuat Pariwisata di Lembata

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab Lembata di Hotel Palm, Lewoleba, Jum

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Foto/Ricko Wawo
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab Lembata di Hotel Palm, Lewoleba, Jumat, 4 (6/5/2021). 

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Perkuat Pariwisata di Lembata

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab Lembata di Hotel Palm, Lewoleba, Jumat, 4 (6/5/2021). 

Penandatangan MoU dilakukan direktur utama BPOLBF, Shana Fatina, bersama Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, usai kegiatan Forum Floratama. 

Melalui Forum Floratama, Shana berharap semua stakeholder dapat berbagi tugas dan peran antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan BPOLBF sehingga sektor pariwisata bisa kembali pulih pasca pandemi Covid-19.

“Untuk itu kita perlu bergandengan tangan bersama, kita juga akan fokus ke pengembangan desa wisata” ujar Shana Fatina.

Dia berujar pada 18 Juni 2021 akan ada program 'Bangga Buatan Indonesia-Labuhan Bajo' yang produknya asli NTT. Jadi dia berharap produk ekraf Lembata bisa berpartisipasi dalam program ini. Program ini bukan hanya event, tapi lebih dari itu akan dibangun platform. Jadi platform ini yang akan terus membantu mengedukasi produk-produk ekraf yang ada dari peningkatan kualitasnya sampai pemasarannya.

“Harapannya sebelum orang datang ke Lembata mereka sudah mengenal produk-produknya Lembata yang ada dimana-mana, minimal di Labuan Bajo. Intinya adalah bagaimana pariwisata itu tidak hanya untuk orang berwisata tapi juga menggerakan semua perekonomian. Semua produk yang ada terangkat karena adanya pariwisata," tandasnya.

 Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata Apolonaris Mayan menambahkan bahwa pemerintah akan langsung membuat program kerja supaya target-target yang sudah ditetapkan pada tahun 2021 bisa terlaksana. 
"Yang kita harapkan badan pelaksana otorita ini juga membantu untuk intervensi kekurangan yang ada untuk kepentingan percepatan pembangunan wisata di Lembata. Dia punya link di hampir semua kementerian sehingga pasti kita butuh mereka," kata Apolonaris.

"Kita sudah bentuk pokja percepatan pembangunan pariwisata di Lembata. Kita libatkan Pentahelix yang kita harapkan pertemuan ini bisa bantu dengan percepatan. Intinya sinergitas dan kita fokus pada bagaimana percepatan," pungkasnya.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab Lembata di Hotel Palm, Lewoleba, Jumat, 4 (6/5/2021).
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab Lembata di Hotel Palm, Lewoleba, Jumat, 4 (6/5/2021). (Foto/Ricko Wawo)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved