Napak Tilas Bung Karno, Kabupaten Ende Bakal Jadi Pusat Perayaan Hari Lahir Pancasila
masih karena pandemi Covid-19, salah satu part parade yakni dari Pulau Ende ke Pelabuhan Soekarno ditiadakan.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Napak Tilas Bung Karno, Kabupaten Ende Bakal Jadi Pusat Perayaan Hari Lahir Pancasila
POS-KUPANG.COM | ENDE-- Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar parade kebangsaan jelang Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Senin, 31 Mei 2021.
Karena dalam situasi pandemi Covid-19, parade kebangsaan kali ini tidak melibatkan banyak massa.
Selain itu, masih karena pandemi Covid-19, salah satu part parade yakni dari Pulau Ende ke Pelabuhan Soekarno ditiadakan.
Parade menceritakan bagaimana Soekarno dan keluarga pertama kali tiba di Ende untuk menjalani masa pembuangan (1934-1938) oleh Pemerintah kolonial Belanda.
Parade kali ini mengambil titik start di Pelabuhan Soekarno, menuju Rumah Pengasingan Bung Karno, Gedung Imakulata, Makam Ibu Amsi, mertua Bung Karno, Lapangan Pancasila dan Taman Renungan Bung Karno.
Rangakaian parade ditutup dengan malam renungan di Taman Renungan Bung Karno.
Bupati Djafar, Minggu 30 Mei 2021 jelang parade mengutarakan niatnya menjadikan Ende sebagai pusat perayaan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.
Oleh karena itu, Bupati Djafar berkomitmen dan mengajak semua pihak agar mendukung rencana besar tersebut.
Berbagai hal yang perlu persiapan, lanjutnya, salah satunya, melakukan pembenahan tempat bersejarah di Ende yang terkait dengan Soekarno, misalnya Taman Renungan Bung Karno.
Menurutnya, saat ini Taman Renungan Bung Karno tengah dalam pembenahan yang sempat tersendat lantaran refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.
"Bukan kita tidak meraba, tapi masih ada lanjutan pembagunan. Tahun ini sedang ditender untuk melanjutkan pembangunan," kata Bupati Djafar.
Bupati mengatakan di Taman Renungan Bung Karno akan dibangun perpustakaan dan museum. Dia ingin Ende jadi bagi generasi muda belajar tentang Pancasila.
Selain itu, lanjutnya, di setiap pintu masuk Taman Renungan Bung Karno akan ditempatkan patung pahlawan lokal Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kalau Ende kita punya dua pahlawan yakni Marilonga dan Baranuri. Nanti kita komunikasi dengan Bupati Kabupaten lain agar pahlawannya siapa kita akan tempatkan di sini," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/timoti-sigasare-dan-maria-medelin-sare.jpg)