Lowongan Kerja
Lowongan Kerja PT Pelni di Bulan Juni 2021, Ini Syarat dan Posisi Serta Link Lamar
informasi ini bagi kamu yang tertarik bekerja di salah satu perusahaan BUMN di bidang moda transportasi laut ini bisa
Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik
Baca juga: Fresh Graduate S1 Bisa Lamar, Lowongan Kerja Mei 2021 PT. Berlico Mulia Farma Grup Sido Muncul
Baca juga: Bagi S1 Fresh Graduate Lamar, Lowongan Kerja PT Kalbe Farma Pada Mei 2021, Posisi Syarat Link Lamar
Disiplin, jujur, dan memiliki loyalitas
Untuk informasi lebih lengkap mengenai lowongan kerja di Pelni ini dapat menghubungi contact center di nomor telepon (021) 162 atau melalui email infopelni162@pelni.co.id.
Dikutip dari Wikipedia, Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) adalah maskapai pelayaran nasional Indonesia. Pelni mengoperasikan sejumlah 28 unit kapal penumpang dengan kapasitas seluruhnya 36.913 penumpang dan 4 unit kapal barang.
Kapal-kapal Pelni memiliki rute tetap yang menyinggahi 91 pelabuhan di Indonesia.
Tiga unit kapal penumpang (KM Kerinci, KM Wilis, dan KFC Jet Liner) berfungsi sebagai sebagai kapal carter atau kapal cadangan bila ada kapal yang sedang didok.
Kapal penumpang yang dimiliki terdiri dari 6 jenis: kapasitas 3.000 penumpang, 2.000 penumpang, 1.000 penumpang, 500 penumpang, kapal Ro-Ro, dan 1 kapal feri
Pelni berawal dari Yayasan Penguasaan Pusat Kapal-Kapal (PEPUSKA) yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum tertanggal 5 September 1950.
Yayasan PEPUSKA didirikan setelah Pemerintah Belanda menolak permintaan Pemerintah Indonesia untuk mengubah status NV Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM) menjadi perseroan terbatas. Sebagai maskapai pelayaran Belanda yang beroperasi di perairan Indonesia, NV KPM juga menolak untuk memakai bendera Indonesia.
Dengan modal awal 8 unit kapal, PEPUSKA harus bersaing dengan KPM yang armadanya lebih banyak dan memiliki kontrak-kontrak yang bersifat monopoli.
Setelah PEPUSKA dibubarkan pada 28 April 1952, PT Pelni didirikan berdasarkan SK Menteri Perhubungan tanggal 28 Februari 1952 dan 19 April 1952.
Presiden direktur Pelni yang pertama bernama Ma'moen Soemadipraja. Pada waktu itu, modal awal Pelni adalah 8 unit kapal yang diwariskan oleh Yayasan PEPUSKA.
Kekurangan armada diatasi dengan memesan 45 unit kapal penumpang dari Eropa Barat dengan dana dari Bank Ekspor Impor Indonesia. Hingga kapal-kapal yang dipesan tiba, Pelni mencarter kapal-kapal asing untuk mengisi trayek yang ditinggalkan KPM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapal-km-lambelu-di-maumere.jpg)