Kamis, 16 April 2026

Sempat Bungkam Pasca Beredarnya Rekaman Berbau SARA, Ketua DPRD Kota Kupang Minta Maaf

Sempat Bungkam Pasca Beredarnya Rekaman Berbau SARA, Ketua DPRD Kota Kupang Minta Maaf

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe (tengah) saat menggelar jumpa pers di kantor DPD PDIP NTT. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sempat Bungkam Pasca Beredarnya Rekaman Berbau SARA, Ketua DPRD Kota Kupang Minta Maaf.

Sempat bungkam usai beredarnya rekaman bernada SARA ( Suku, Ras dan Agama) yang diucapkannya, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe akhirnya meminta maaf atas ucapannya tersebut.

"Saya mau klarifikasi atas ungkapan saya yang dipublikasikan oleh seseorang di medsos," katanya di kantor DPD PDIP NTT, Minggu, 30 Mei 2021.

Dia menjelaskan, rekaman suara yang beredar di media sosial (medsos) merupakan percakapannya bersama para wartawan mengenai pertanyaan tentang pendemo pada hari Kamis 27 Mei 2021 lalu.

Baca juga: Pemkab Belu Siap Dukung Program Bunda PAUD

Baca juga: Kacab PT Jasa Raharja NTT Kunker ke Kabupaten Alor

Rekaman, lanjutnya, telah diedit oleh seseorang dan kemudian di publikasikan ke medsos.

"Saya pribadi tidak mempunyai niat melecehkan agama katolik, karena saya Yeskiel Loudoe adalah bagian dari umat Katolik. Saya perlu sampaikan, sebagian keluarga Loudoe adalah umat Katolik," jelasnya.

Dia pun menerangkan, maksud dari pernyataannya ditujukan kepada keenam pendemo yang datang ke gedung DPRD kota Kupang dan menyatakan sikap menuntut dirinya turun dari jabatan ketua DPRD kota Kupang.

Yeskiel pun meminta maaf kepada pimpinan umat Katolik dan tokoh-tokoh etnik suku Flores dan seluruh umat Katolik atas pernyataan di medsos merupakan kekeliruan semata.

Baca juga: Satkar Ulama Indonesia Nilai Airlangga Layak Jadi Capres 2024

Baca juga: Hasil Tinju Dunia Minggu 30 Mei 2021, Nonito Donaire vs Nordine Oubaali, Nonito Donaire Menang KO

Sebelumnya, menggelindingnya 'bola panas' tentang pernyataan berbau SARA (Suku, Ras, dan Agama, red) yang diduga diucapkan oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Kupang, Yeskiel Loudoe, menyebabkan kegaduhan di publik kota Kupang.

Berbagai kecaman pun diarahkan ke ketua DPRD kota Kupang ,Yeskiel Loudoe atas ucapannya itu. 13 anggota DPRD kota Kupang pun, berencana mengadukan hal ini ke Badan Kehoraman (BK) DPRD kota Kupang.

Sementara itu, Yeskiel yang dihubungi pos Kupang sejak Sabtu 29 Mei 2021 pagi, tidak membalas pesan yang dikirimkan. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved