Liga Champions

Siaran Langsung Final Liga Champions 30 Mei 2021 Dini Hari Nanti, Obsesi Besar Tuchel & Bola Tenis 

Siaran Langsung Final Liga Champions 30 Mei 2021 Dini Hari, Obsesi Besar Tuchel, Berlian & Bola Tenis 

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Gordy Donofan
AFP
Thomas Tuchel dan Pep Guardiola 

Siaran Langsung Final Liga Champions 30 Mei 2021 Dini Hari, Obsesi Besar Tuchel, Berlian & Bola Tenis 

POS-KUPANG.COM - Thomas Tuchel adalah seorang gila bola.

Tuchel pernah mempelajari taktik Pep Guardiola selama 2 jam di dalam bus!

Final Liga Champions 2020-2021 antara Man City vs Chelsea akan dipanggungkan di Estadio do Dragao, Sabtu (29/5/2021) atau Minggu (30/5/2021) dini hari pukul 02.00 WIB.

Duel Man City vs Chelsea bakal menjadi momen pertautan penting antara Pep Guardiola dengan Thomas Tuchel.

Pep Guardiola yang membesut Man City punya sejumlah kemiripan dengan Tuchel, sang pelatih Chelsea.

Mereka berdua sama-sama punya obsesi besar terhadap sepak bola dan menaruh atensi lebih terhadap detail-detail kecil yang mungkin terlewatkan oleh peracik taktik lain.

Baca juga: Link Live Streaming Final Liga Champions, Chelsea vs Manchester City, Minggu Dini Hari WIB

Ada kisah sewaktu masih membesut Mainz dan melakoni pemusatan latihan di Austria, Tuchel dengan cermat mengukur tinggi rumput lapangan lalu menghirup baunya.

“Dia sangat terpesona dengan kualitas lapangan dan meminta saya untuk merekrut petugas perawatan lapangan ke Mainz,” kata Direktur Olahraga Mainz, Christian Heidel, mengenang kisah bersama Tuchel, seperti dikutip The Guardian.

Pep Guardiola, yang terkenal sangat teliti dalam menyiapkan taktik, sampai-sampai pernah disebut overthinking alias menjadi berlebihan dalam berpikir, merupakan salah satu titik referensi ideal buat Tuchel di masa awal kariernya.

“Suatu saat kami ada di dalam bus dan ada tayangan dokumenter soal Guardiola,” kata Heidel.

“Tayangan itu menunjukkan gambar yang terlihat seperti pola rajutan.”

“Tapi, itu adalah pola operan anak asuh Guardiola dan Thomas mempelajarinya selama dua jam. Dia sangat terobsesi mempelajari pola tersebut,” tutur Heidel.

Bukan hal yang aneh jika kemudian Tuchel sering jadi "kulit pisang" yang membuat tim asuhan Pep Guardiola terpeleset.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved