Sukseskan The 2’nd MIA Expo, SMK PP Negeri Kupang Siapkan Produk Unggulan PWMP

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan.

Editor: Agustinus Sape
SMK PP Negeri Kupang
Tiga siswi SMK PP Negeri Kupang, Yuliani Ketrin Deo, Welmi Anggraeni Mboro dan Maria Edita Fahik sedang membuat aneka olahan berbahan kelor. 

Sukseskan The 2’nd MIA Expo, SMK PP Negeri Kupang Siapkan Produk Unggulan PWMP

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan berbagai upaya untuk meregenerasi petani. Salah satunya, melalui program andalan Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). Lewat program ini, Kementan mendorong lahirnya petani milenial.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Ia pun meyakini tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.

Syahrul Yasin Limpo menambahkan, program PWMP yang dihadirkan Kementan diharapkan bisa mencetak generasi milenial menjadi seorang petani atau mendirikan start up di bidang pertanian.

Menurutnya, hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil. Sebab, kaum milenial mulai sadar bahwa pertanian adalah tambang emas tanpa batas jangka panjang.

"Ke depan, generasi muda pertanian bukanlah pekerja bidang pertanian, tetapi menjadi pelaku usaha pertanian. Regenerasi petani menjadi hal yang penting dan utama sekarang ini," papar Mentan SYL.

Salah satu bentuk kesuksesan program PWMP adalah lahirnya wirausaha pertanian milenial dengan berbagai produk pertanian yang berdaya saing.

Yuliani Ketrin Deo, Welmi Anggraeni Mboro serta Maria Edita Fahik adalah contoh dari penerima manfaat program PWMP yang diselenggarakan oleh SMKPP Negeri Kupang.

Produk yang dihasilkan adalah aneka olahan daun kelor mulai dari stik kelor, mie kelor dan teh kelor. Banyaknya khasiat yang dikandung oleh daun kelor menjadi peluang tersendiri bagi tiga generasi milenial asal NTT ini.

Selain daun kelor, produk-produk andalan PWMP SMK PP Negeri Kupang lainnya adalah keripik pisang wediket, keripik singkong akem, sambal Lu’at Anjivi, usus goreng ayam relina, bekah jagung serta kacang telur bilwin yang telah dipasarkan di outlet sekolah serta lingkungan tempat tinggal mereka.

Sebagai bentuk apresiasi keberhasilan program PWMP, Kepala SMKPP Negeri Kupang Stepanus Bulu akan membawa produk-produk andalan tersebut untuk dipamerkan pada ajang The 2’nd MIA Expo yang akan dilaksanakan di Ambarukmo Plaza Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 12-13 Juni 2021.

“Kami sangat bersemangat dalam menyambut The 2’nd MIA Expo ini. Ini merupakan ajang untuk meningkatkan minat generasi muda dalam bidang pertanian selain untuk memperkenalkan produk-produk hasil dari program PWMP. Selain menampilkan produk PWMP, kami juga menyiapkan video profil sekolah, video eduagrowisata serta bahan publikasi lainnya untuk memeriahkan event ini,” papar Stepanus.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menegaskan melalui The 2’nd MIA Expo Kementan berupaya untuk memfasilitasi petani serta wirausaha pertanian milenial untuk memperluas jejaring pasar.

“Saya berharap The 2’nd MIA Expo mampu melahirkan petani milenial dan wirausaha pertanian milenial yang handal, profesional dan berdaya saing tak hanya di dalam negeri tetapi juga ekspor,” ujar Dedi.

Ia pun berharap petani milenial serta wirausaha pertanian milenial yang ada saat ini mampu menjadi champion yang dapat meresonansi pemuda/pemudi lainnya untuk bergabung dan mengembangkan sektor pertanian.

“Ayo para milenial, jangan ragu terjun di bisnis sektor pertanian. Kalau tidak sekarang kapan lagi?” ajak Dedi.*

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved