4 Rumah Warga Loli Terbakar

BREAKING NEWS: Empat Rumah Warga Kampung Katamawee - Sumba Barat Ludes Terbakar

Empat rumah warga Kampung Katamawee, Kelurahan Dira Tana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Jumat (28/6/2021) sekitar pukul 4.00 subuh ludes ter

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Ketua RT3/RW 7 Kelurahan Dira Tanah,Kecamatan Loli, Sumba Barat berpose dengan latar belakang kondisi empat rumah yang sudah terbakar rata tanah, Jumat (28/6)5/2021) pagi 

Empat Rumah Warga Kampung Katamawee, Sumba Barat Ludes Terbakar

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK---Empat rumah warga Kampung Katamawee, Kelurahan Dira Tana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Jumat (28/6/2021) sekitar pukul 4.00 subuh ludes terbakar. Sumber api berasal dari salah satu rumah panggung kosong tak berpenghuni yang ada dibagian belakang.

Dari rumah pertama tersebut selanjutnya api menyalah besar membakar 3 buah rumah panggung beratap seng di depannya. Hal itu karena jarak antar rumah sangat berdekatan. Terlihat dua rumah luput dari amukan si jago merah itu. Kedua rumah tersebut menjadi tempat hunian sementara para korban kebakaran itu. Di kampung tersebut belum ada penerangan listrik PT PLN.

Empat rumah terbakar tersebut milikRouta Dona Soli, Toda Datu, Janda Linda Resa dan Janda Lali Pora.

Baca juga: Para Dermawan Berempati dengan Korban Seroja di Kabupaten Kupang

Baca juga: Perwira Lingkup Polres Malaka Dimutasi, Ini Nama-namanya

Menurut ketua RT 3/RW 7 Kelurahan Dira Tanah, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Bonefasius Boni Ngani bersama Antonius Dedo Ngara dan bapa Routa Dona di lokasi kejadian, Jumat (28/5/2021) pagi menyebutkan sumber api berasal dari satu rumah paling belakang tak berpenguni atau kosong, menyala besar lalu membakar 3 rumah di depannya. Kejadian itu sekitar pukul 4.00 subuh. Warga tak bisa menyelamatkan semua harta benda karena terjebak api yang sudah menyala besar membakar empat rumah itu. Misalnya sebagian stok makanan seperti padi, jagung dan lainnya ikut terbakar. Selain itu pakaian sekolah anak-anak dan ijasah anak-anak serta perabut dapur juga ikut terbakar dan harta lainnya.

Ketiganya mengaku Bupati Sumba Barat,Yohanis Dade, S.H sudah dua kali mendatangi lokasi kejadian yakni pukul 5.00 wita. Selanjutnya pukul 7.00 wita, bupati datang menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan emergency lainnya bagi korban kebakaran itu. Selanjutnya, bupati meninggalkan lokasi kejadian karena ada kegiatan kunjungan kerja ke Kecamatan Wanokaka.

Warga berharap pemerintah dapat membantu biaya pembangunan kembali 4 rumah itu dan bantuan kebutuhan sembako, pakaian sekolah dan bantu pengurusan ijasah anak-anak yang ikut terbakar.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Jumat (28/5/2021) pagi, nampak kondisi empat rumah itu tinggal puing-puing api sisa kebakaran. Semua terbakar rata. Hingga pukul 8.30 wita, nampak api masih membakar sisa-sisa bangunan empat rumah itu. Terlihat pula mobil tangki air BPBD dan milik swasta membantu mematikan api tengah terpakir dipnggir kampung. Terlihat pula Kepala BPBD Sumba Barat, Yanis Lubalu dan staf berbincang-bincang dengan warga korban kebakaran untuk pengambilan data kerugian akibat kebakaran itu. (Pet)

Ketua RT3/RW 7 Kelurahan Dira Tanah,Kecamatan Loli, Sumba Barat berpose dengan latar belakang kondisi empat rumah yang sudah terbakar rata tanah, Jumat (28/6)5/2021) pagi
Ketua RT3/RW 7 Kelurahan Dira Tanah,Kecamatan Loli, Sumba Barat berpose dengan latar belakang kondisi empat rumah yang sudah terbakar rata tanah, Jumat (28/6)5/2021) pagi (istimewa)
ibu ibu di lingkungan Ketua RT3/RW 7 Kelurahan Dira Tanah,Kecamatan Loli, Sumba Barat yang mengalami rumah empat rumah yang sudah terbakar rata tanah, Jumat (28/6)5/2021) pagi
 Ketua RT3/RW 7 Kelurahan Dira Tanah,Kecamatan Loli, Sumba Barat yang mengalami rumah empat rumah yang sudah terbakar rata tanah, Jumat (28/6)5/2021) pagi (istimewa)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved