Ratusan Warga Kupang Terjaring Operasi Yustisi Prokes Covid-19 

Operasi dipimpin Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satpol PP NTT, Sunardi, A.Pi, selaku Koordinator Umum operasi

Penulis: Ryan Nong | Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Petugas Gabungan Operasi Yustisi melakukan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan. Operasi yustisi digelar di depan eks kantor bupati kupang jalan Soekarno, Kupang pada Kamis, 27 Mei 2021. 

Ratusan Warga Kupang Terjaring Operasi Yustisi Prokes Covid-19 

Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM | KUPANG --  Ratusan warga Kota Kupang terjaring Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 pada Kamis, 27 Mei 2021 sore. 

Operasi Yustisi yang digelar mulai pukul 16.30 Wita di depan eks Kantor Bupati Kupang di Jalan Soekarno Kecamatan Kota Raja Kota Kupang itu dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama stakeholder. 

Operasi penegakan Protokol Kesehatan itu melibatkan 16 personil Pol PP NTT dengan dukungan 2 Personil Polda NTT, 2 Personil Korem 161 Wirasakti Kupang, 3 personil POM AURI dan 2 Personil Kesbangpol NTT.

Petugas Gabungan Operasi Yustisi tindak pelanggar prokes Kamis, 27 Mei 2021
Petugas Gabungan Operasi Yustisi tindak pelanggar prokes Kamis, 27 Mei 2021 (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)

Operasi dipimpin Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satpol PP NTT, Sunardi, A.Pi, selaku Koordinator Umum operasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Linmas, Siprianus Bilaut bertindak selaku Koordinator Lapangan. 

Warga yang melanggar protokol kesehatan secara kasat mata saat melintas di ruas jalan tersebut langsung diarahkan oleh petugas untuk masuk ke dalam kompleks eks kantor bupati kupang, tempat posko pemeriksaan.

Pengendara sepeda motor maupun pengendara mobil yang tidak mengenakan masker maupun mengenakan masker tidak dengan benar diarahkan langsung menghadap meja pemeriksaan. 

Di lokasi tersebut, petugas melakukan pendataan, penindakan sekaligus memberi sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam rangka mencegah dan menanggulangi penularan COVID-19 di wilayah Kota Kupang.

Tak hanya itu, petugas juga memberikan masker kepada warga yang tidak memiliki masker. 

Beberapa warga bahkan sempat protes dan bersitegang dengan petugas karena merasa tidak melakukan pelanggaran.

Namun, petugas meyakinkan mereka untuk tidak berbohong kepada petugas. 

Warga yang melanggar tampak memilih sanksi masing-masing. Ada warga yang memilih membayar denda pelanggaran.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved