Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona

Hindari Pembatasan Covid-19, Pasangan India Gelar “Pernikahan di Udara” 

Pasangan itu, yang diketahui sebagai Rakesh dan Dakshina, menikah di pesawat Spice Jet dengan teman dan keluarga pada Minggu 23 Mei 2021.

Editor: Agustinus Sape
DONTHU RAMESH via TWITTER
Rekaman video yang diunggah di media sosial menunjukkan pasangan India menikah di dalam pesawat yang terisi penuh 160 tamu, dan mengabaikan pembatasan Covid-19. 

Hindari Pembatasan Covid-19, Pasangan India Gelar “Pernikahan di Udara” 

POS-KUPANG.COM, NEW DELHI - Pasangan India dilaporkan mengadakan pernikahan di udara dengan lebih dari 160 tamu di dalam pesawat untuk menghindari aturan pembatasan Covid-19.

Pasangan itu, yang diketahui sebagai Rakesh dan Dakshina, menikah di pesawat Spice Jet dengan teman dan keluarga pada Minggu 23 Mei 2021.

Rekaman video menunjukkan pesawat jet sewaan tersebut terisi penuh. Dengan lebih dari 160 tamu dalam Boeing 737 tersebut untuk menghadiri upacara pernikahan. Mereka memesan penerbangan sewaan dari kota Madurai, India.

Sementara negara bagian Tamil Nadu, tempat asal penerbangan itu, baru-baru ini memberlakukan pembatasan yang lebih ketat. Pesta pernikahan dibatasi hanya boleh dihadiri hingga 50 tamu.

Pejabat bandara mengaku tidak mengetahui ada prosesi pernikahan, yang terjadi tepat di atas Kuil Madurai Meenakshi Amman, tempat pasangan itu berniat untuk menikah.

“Pejabat otoritas bandara sama sekali tidak mengetahui tentang upacara pernikahan yang berlangsung di udara,” kata seorang pejabat bandara melansir Daily Mail pada Senin 24 Mei 2021.

Film dan foto-foto dari perayaan di udara itu diunggah ke media sosial. Secara terang-terangan mereka menunjukkan kepada orang-orang tentang perayaan itu, melalui foto selfie dengan bunga di leher.

Sementara terkait pelanggaran aturan penerbangan sipil, kedua pasangan itu terlihat sama sekali tidak menggunakan masker. Sementara tamu duduk berdempet tanpa aturan jarak sosial.

Seorang pejabat dari Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) mengatakan kepada Times of India bahwa staf SpiceJet di dalam penerbangan tersebut telah diberhentikan dari tugas.

Badan pengawas juga menyarankan agar maskapai tersebut mengajukan keluhan terhadap pengantin baru dan tamu mereka, kata laporan. Semua bisa dilarang menggunakan penerbangan penumpang kedepannya.

“Agen dan penumpang tamu diberi pengarahan secara rinci, baik secara tertulis maupun lisan, tentang jarak sosial dan norma keselamatan yang harus diikuti sesuai pedoman Covid-19, baik di bandara maupun di dalam pesawat selama perjalanan,'' kata juru bicara Spicejet.

Pihak Spicejet mengaku sudah ada permintaan dan pengingat berulang kali, kepada para penumpang yang tidak mengikuti pedoman Covid-19. Maskapai mengeklaim telah mengambil tindakan yang sesuai sesuai aturan.

Juru bicara SpiceJet mengatakan kepada Indian Express bahwa Boeing 737 dipesan dari Madurai ke Bangalore oleh agen perjalanan. Izinnya dibuat untuk perjalanan setelah pernikahan.

Pernikahan itu dilakukan ketik India menderita gelombang kedua virus corona, dengan angka kematian Covid-19 India menyentuh sedikitnya 300.000 orang, menurut angka resmi. Para ahli memperkirakan bahwa jumlah kematian sebenarnya jauh lebih tinggi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved