Bawaslu Ngada Gelar Bimtek Penulisan dan Peliputan Berita
dalam menulis berita harus sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Selain itu, berita juga harus obyektif
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Wim juga menyentil tentang teknis menulis berita seperti memilih judul, menulis lead berita, maupun isi berita.
Pemateri lainnya yakni, Tommy Mbenu Nulangi dari Pos Kupang menjelaskan secara terperinci mengenai teknik penulisan berita. Menurutnya, dalam menulis berita harus sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Selain itu, berita juga harus obyektif, lengkap, berimbang, dan akurat.
Alumnus Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta itu menjelaskan, berita yang disajikan harus memenuhi unsur 5W + 1H dan dalam penyajiannya berbentuk piramida terbalik.
“Tujuannya pembaca dapat segera mengetahui inti berita. Oleh karena itu, informasi penting harus disajikan diawal paragraph, sementara informasi pendukung disajikan pada paragraf pendukung,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Tommy juga menjelaskan terkait dengan pentingnya angle dalam sebuah berita. Karena angle sangat berpengaruh terhadap judul dan lead berita yang akan disajikan.
Akhir dari kegiatan bimtek ini, peserta dilatih melalui simulasi penulisan berita oleh narasumber, dilanjutkan dengan meriview berita yang ditulis oleh para peserta bimtek. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bawaslu-tertibkan-semua-apk-paslon-di-ngada.jpg)