Senin, 8 Juni 2026

Asisten II Sekda Malaka, Silfester Leto : 16 Poktan, Alsintan Jangan Jadi Besi Tua

diperuntukan bagi 16 kelompok tani (Poktan) mesin potong padi 2 unit, mesin pipil jagung 4 unit dan mesin perontok padi 10 unit.

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Pengurus Poktan saat menerima bantuan Alsintan secara simbolis di Kawasan Kantor Pertanian Malaka, Jumat 21 Mei 2021. 

Asisten II Sekda Malaka, Silfester Leto : 16 Poktan, Alsintan Jangan Jadi Besi Tua

POS-KUPANG.COM I BETUN--Kementrian Pertanian (Kementan) RI dalam upaya mendukung program pertanian di Malaka, membantu  alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Bantuan Alsintan ini diperuntukan bagi 16 kelompok tani (Poktan) mesin potong padi 2 unit, mesin pipil jagung 4 unit dan mesin perontok padi 10 unit.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH melalui Asisten II Sekda Malaka, Silfester Leto saat menyerahkan bantuan Alsintan, Jumat 21 Mei 2021 mengatakan, pemerintah dan warga Kabupaten Malaka tentu mensyukuri bantuan ini.

Bantuan inipun, berkat perjuangan wakil rakyat asal NTT di DPR RI ke Kementan RI sehingga memperoleh Alsintan sebanyak 16 unit untuk 16 poktan yang ada.

Harapan pemerintah, katanya, dengan Alsintan dapat memotivasi petani kelompok untuk memperluas lahan dan semakin meningkatkan produktifitas.

Baca juga: Pembunuh Yuliani Apriani Sempat Membagikan Foto di Akun Facebooknya Sebelum Ditangkap

"Sekarang ini era mekanisasi. Harapannya dengan Alsintan produktifitas hasil pertanian semakin meningkat. Jika hasilnya biasa saja maka sia-sia peralatan ini," kata Leto.

Dirinya meminta pengurus dan anggota Poktan setelah pulang harus bekerja lebih keras. Pelihara dengan baik Alsintan yang ada sehingga berguna bagi usaha perekonomian.

"Jangan dijual atau pindah tangan. Ini bantuan untuk poktan bukan untuk ketua atau sekretaris kelompok saja tapi semua anggota juga memanfaatkan. Rawat dengan baik," pintanya.

Dia menambahkan, untuk kepentingan perawatan Alsintan ini diharapkan poktan bisa menerapkan pungutan iuran sehingga dari dana itu bisa memelihara mesin yang ada.

"Mungkin bisa dibuka bengkel khusus untuk perbaiki mesin ini jika mengalami gangguan sehingga tidak jadi besi tua. Bantuan ini untuk perlancar usaha pertanian di Malaka," pungkas Leto.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved