Melianus Bana: Pemda TTS Rugi Oehala Lepas
Wakil Ketua Komisi II DPRD TTS, Melianus Bana menilai Pemda TTS rugi akibat lepasnya obyek wisata air terjun Oehala dari pengelolaan Dinas Pariwisata.
Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota
POS-KUPANG.COM | SOE - Wakil Ketua Komisi II DPRD TTS, Melianus Bana menilai Pemda TTS rugi akibat lepasnya obyek wisata air terjun Oehala dari pengelolaan Dinas Pariwisata. Pasalnya selama ini, obyek wisata tersebut memberikan kontribusi bagi PAD Kabupaten TTS.
" Pemda TTS rugi Oehala lepas dari pengelolaan Pemda TTS. Obyek wisata ini selain menjadi salah satu ikon daerah, tetapi juga mendatangkan pundi-pundi rupiah untuk PAD," ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (20/5/2021).
Ditanya terkait penyebab lepasnya pengelolaan obyek wisata air terjun Oehala dari tangan Pemda TTS, Bana mengatakan, informasi yang didapat pemilik lahan kecewa karena tidak dilibatkan dalam pengelolaan obyek wisata tersebut.
" Informasinya ada keluarga pemilik lahan air terjun Oehala yang selama ini bekerja di Dinas Pariwisata diberhentikan. Karena hal itulah pihak pemilik lahan memilih mengambil kembali lahannya," ujarnya.
Baca juga: Dana Tunggu Hunian Korban Bencana Seroja NTT Disalurkan Untuk 15 Daerah
Komisi II dikatakan Bana selama ini sudah mendorong Dinas Pariwisata untuk memperbaiki hubungan dengan pemilik lahan sehingga pengelolaan air terjun Oehala bisa kembali ke tangan Pemda TTS. Namun hal tersebut urung dilakukan. Dirinya berharap dengan adanya kepala Dinas Pariwisata yang baru bisa segera menyelesaikan persoalan tersebut sehingga obyek wisata tersebut bisa kembali dikelola Pemda TTS.
Senin mendatang, komisi II akan melakukan rapat kerja dengan Dinas Pariwisata dan salah satu agenda yang akan dibahas yaitu terkait pengelolaan obyek wisata air terjun Oehala. Jika dirasa perlu, komisi II akan melakukan kunjungan kerja ke lokasi obyek wisata tersebut sekaligus berkunjung ke pemilik lahan obyek wisata itu.
" Senin kita ada rapat komisi dengan Dinas Pariwisata guna membahas hal ini. Usai rapat jika dirasa perlu kita akan kunjungi air terjun Oehala untuk melihat keberadaan aset Pemda TTS sekaligus bertemu pemilik lahan," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten TTS, Roby Selan Obyek Wisata Air Terjun Oehala sudah dua tahun terakhir tidak dikelola pemerintah daerah kabupaten TTS. Hal ini disebabkan karena adanya miskomunikasi dengan pemilik lahan. Dirimya berjanji akan coba kembali mendekati pemilik lahan guna menyelesaikan miskomunikasi tersebut. I
Baca juga: Siswanya Raih Prestasi, Kepala Sekolah SMAN 1 Maumere Bebas Semua Tunggakan dan Beri Uang Saku
Ia berharap masalah tersebut bisa selesai secepatnya sehingga pengelolaan obyek wisata air terjun Oehala bisa kembali dikelola Dinas Pariwisata.
Lepasnya pengelolaan obyek wisata air terjun Oehala sangat berdampak pada realisasi PAD Dinas Pariwisata Kabupaten TTS. Selama ini, dalam setahun, obyek wisata tersebut dikatakan Selan mampu memberikan kontribusi PAD sebesar 30 juta.
" Kita akan coba bertemu pemilik lahan untuk menyelesaikan masalah yang ada sehingga obyek wisata ini bisa kembali kita kelola," terangnya.(Din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/melianus-bana.jpg)