Senin, 13 April 2026

Begini Penampakan Puing-puing KRI Nanggala 402 Usai Diangkat, Pangkoarmada II: Kayak Kerupuk

Begini Penampakan Puing-puing KRI Nanggala 402 Usai Diangkat, Pangkoarmada II: Kayak Kerupuk

Editor: maria anitoda
via Tribunstyle
Begini Penampakan Puing-puing KRI Nanggala 402 Usai Diangkat, Pangkoarmada II: Kayak Kerupuk 

POS-KUPANG.COM - Begini Penampakan Puing-puing KRI Nanggala 402 Usai Diangkat, Pangkoarmada II: Kayak Kerupuk

Upaya evakuasi KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali beberapa waktu lalu terus dilakukan.

Melansir Banjarmasinpost.co.id, dengan bantuan sejumlah pihak, TNI Angkatan Laut terus mencari dan berusaha mengangkat puing dari kapal selam Indonesia itu.

Baca juga: Akhirnya Bangkai KRI Nanggala-402 Diangkat, Tapi Yang Dievakuasi Baru Puing-Puing Kecil, Lho Kenapa?

Kemarin, TNI AL telah menunjukkan sejumlah puing KRI Nanggala 402 yang berhasil diangkat ke permukaan oleh tim evakuasi. Mulai dari antena sm hingga plat badan luar kapal selam.

Dilansir GridHot dari GridFame.id, tim evakuasi kapal selam KRI Nanggala 402 berhasil mengangkat sejumlah puing KRI Nanggala 402 dari dasar lautan perairan utara Bali.

Upaya mengangkat bangkai KRI Nanggala 402 yang tenggelam pada 21 April itu dibantu oleh sejumlah negara.

Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) TNI AL, Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan bagian-bagian kapal KRI Nanggala 402 yang berhasil diangkat di antaranya antena sm, pelindung kabel torpedo, plat badan luar, hidrofon prs, technical handbook hingga manual.

"Barang-barang apa yang sudah kita ambil? Ini sudah kita display beberapa mulai dari antena esm, kemudian pelindung kabel torpedo," kata Laksda TNI Iwan Isnurwanto dalam jumpa pers, Selasa (18/5/2021), dikutip dari Youtube KompasTV.

Diberitakan Kompas.com, pengangkatan bagian KRI Nanggala 402 ini tidaklah mudah.

Seperti bagian sail section atau anjungan belum bisa terangkat meski posisinya sudah ditemukan.

Baca juga: Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402, China Kirim Kapal Militer Bawa Ahli Kelautan dan 48 Penyelam 

"Sudah beberapa kali Tan Suo-2 (kapal milik China,-Red) mencoba melakukan pengangkatan sail atau anjungan. Mereka memperkirakan bahwa beratnya anjungan lebih kurang 18 ton. Diangkat dengan menggunakan slink ternyata tidak mampu, putus, sehingga mereka mengkalkulasi ulang," kata Iwan.

Sementara untuk lokasi badan kapal KRI Nanggala-402, sejauh ini juga belum bisa dipastikan.

"Secara pasti belum dapat digambarkan," tutur Iwan.

Diketahui, KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021) saat melakukan latihan.

Setelah empat hari pencarian, KRI Nanggala dinyatakan tenggelam dan seluruh awaknya berjumlah 53 personil dinyatakan gugur.

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved