Ternyata Ini Alasan Warga Golo Kaca Cambir Tanam Pohon Pisang di Badan Jalan
Ternyata ini alasan warga Desa Golo Kaca Cambir menanam pohon pisang di badan jalan
POS-KUPANG.COM | BORONG---Ternyata ini alasan warga Desa Golo Kaca Cambir menanam pohon pisang di badan jalan.
Karena banyak kecelakaan lalu lintas akibat badan jalan rusak parah di ruas jalan Golo Kaca-Sola tepatnya di Kampung Golo Kaca dan Cambir, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, warga yang dipimpin Inolius Jemeo (41) melakukan aksi tanam pohon pisang di badan jalan itu.
Aksi tanam pohon pisang di tengah badan jalan itu berlangsung, Selasa 18 Mei 2021 kemarin. Aksi yang dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang belum memperhatikan kerusakan jalan itu.
Inolius Jemeo ketika ditemui POS-KUPANG.COM, Rabu 19 Mei 2021 siang, mengaku ia sampai menggerakan massa untuk melakukan aksi tanam pohon pisang di atas badan jalan tersebut, dikarenakan banyak warga yang mengendarai kendaraan jatuh akibat badan jalan rusak parah itu. Bahakan sebagain warga dari Kota Komba yang melintasi ruas jalan itu juga ikut terlibat dan mendukung aksi tersebut.
Baca juga: Bupati Djafar Achmad Serahkan Santunan BPJamsostek
Baca juga: Usul Banyak Manggarai Timur Dapat Jatah 709 Formasi PPPK
Ketika ditanya apakah aksi itu sebagai bentuk spontanitas warga atau ada unsur lain, tegas Inolius, itu aksi spontanitas mereka sebagai bentuk protes terhadap pemerintah dan tidak unsur lain.
"Saya sampai gerakan massa masyarakat disini karena banyak warga yang jatuh saat berkendara, termasuk saya juga sering jatuh motor bahakan sayur yang saya muat juga rusak. Ini aksi spontanitas kami sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, agar pemerintah bisa buka mata terkait kerusakan jalan ini,"ungkap Inolius diamini sejumlah warga.
Dikatakan Inolius, ruas jalan itu menghubungkan 3 Kecamatan yakni Borong-Kota Komba dan Kota Komba Utara. Panjang kerusakan parah badan jalan itu sekitar 700 meter di wilayah Golo Kaca dan Cambir.
"Jalan yang rusak ini dikerjakan sejak 10 tahun yang lalu. Apalagi jalan ini masuk dalam kelurahan Rana Loba, jalan dalam komplek Kota tapi rusak begini, sementara di Kelurahan lain seperti di Kota Ndora jalan sudah bagus semua,"ungkap Inolius.
Baca juga: Komandan Tertinggi Israel, Benjamin Netanyahu Mantan Pasukan Elit Sebut 188 Korban Tak Disengaja
Baca juga: Tanggapan Ketua DPRD Flores Timur Terkait Tenaga Kontrak Titipan
Ketika ditanya mengapa pohon pisang yang ditanam dalam aksi kemarin sudah dicabut, kata Inolius, itu hanya sengaja ditanam untuk dokumentasi sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. "tidak memang hanya untuk sengaja hanya untuk dokumentasi,"ungkap Inolius.
Inolius juga mengatakan, harapan masyarakat agar jalan itu segera diperbaiki, agar arus transportasi di ruas jalan itu berjalan lancar dan tidak lagi menimbulkan kecelakaan lalu lintas saat melintasi ruas jalan itu.
Pantauan POS-KUPANG.COM, di lokasi tidak ada lagi terlihat batang pohon pisang yang ditanam ditengah badan jalan itu. Tanpak jalan itu mulai dari pertigaan Jalan Polsek Borong-Kembur hingga melewati kampung Cambir rusak berat dengan panjang kerusakan sekitar 600 meter.
Tanpak dari cabang pertama badan jalan itu terbuat dari aspal namun sebagai sudah terlihat aspalnya sudah terkelupas. Akibatnya jalan berlubang-lubang dan material berserakan diatas badan jalan.
Kondisi kerusakan lebih berat setelah memasuki kampung Cambir dimana badan jalan yang terbuat dari rabat semen itu sudah pecah semua dan berlubang-lubang. Terlihat material berupa kerikil dan pasir berserakan diatas badan jalan membuat badan jalan sangat itu sangat licin sehingga ssefikit sulit dikendaraan apalagi topografi jalan menurun/mendaki.
Tapak kendaraan yang melintas di jalan itu sangat ekstra hati-hati. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ternyata-ini-alasan-warga-golo-kaca-cambir-tanam-pohon-pisang-di-badan-jalan.jpg)