Belu Dapat 501 Formasi ASN Tahun 2021, Simak Informasi Selengkapnya

ASN ini terdiri dari dua kelompok, pertama kelompok Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebanyak 316 formasi. F

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Anton Suri. 

Belu Dapat 501 Formasi ASN Tahun 2021, Simak Informasi Selengkapnya

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN-RB) telah menetapkan quota penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi Pemerintah Kabupaten Belu tahun aggaran 2021 sebanyak 501 formasi

Jatah penerimaan ASN ini terdiri dari dua kelompok, pertama kelompok Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebanyak 316 formasi. Formasi ini khusus untuk tenaga guru. 

Kedua, kelompok Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 185 formasi, rinciannya tenaga kesehatan 129 formasi dan tenaga teknis lainnya 56 formasi.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Anton Suri saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, di ruang kerjanya, Rabu 19 Mei 2020.

Menurut Anton, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi telah menetapkan quota penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi Pemerintah Kabupaten Belu tahun aggaran 2021 sebanyak 501 formasi

Penerimaan ASN tahun 2021 dibagi dua kelompok. Pertama kelompok P3K sebanyak 316 formasi. Semuanya khusus untuk tenaga guru umum tanpa melihat batas usia seperti tahun kemarin yang disyaratkan di atas 35 tahun.

Baca juga: Sempat 20 Jam Hilang, Leonard Sempat Tidur dan Berniat Bunuh Diri Sebelum Ditemukan Tim SAR

"Kelompok P3K tahun ini terbuka bagi guru umum tanpa melihat batasan umur. Kalau tahun kemarin umur di atas 35 tahun yang boleh ikut tapi sekarang mau lagi dua tahun umur 60 bisa ikut program ini", jelas Anton.

Lanjut Anton, meski ada keluasaan semacam itu namun tetap ada persyaratan lain yang harus dipenuhi antara lain, pendidikan S-1 guru, nama tercatat dalam dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagi guru yang sudah bersertifikasi mendapat peluang lebih besar karena kelulusan sudah 60 persen.

Kata Anton Suri, karena tenaga guru sudah masuk dalam kelompok PPPK maka tenaga guru tidak lagi mengikuti kelompok CPNS. 

Baca juga: Tanam Pohon Pisang di Badan Jalan Golo Kaca-Cambir-Sola, Inolius: Bentuk Protes Kepada Pemerintah

Kelompok kedua adalah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 185 formasi. Rinciannya tenaga kesehatan 129 formasi dan tenaga teknis lainnya 56 formasi.

Quota tenaga kesehatan yang diberikan yakni, dokter umum, dokter spesialis, bidan, perawat, apoteker tenaga medis pendukung lainnya. Sedangkan jatah tenaga teknis 56 formasi untuk penunjang tugas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). 

Anton mengatakan, pelaksanaan seleksi ASN tahun 2021 tetap menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test). Pemerintah Kabupaten Belu sudah mempersiapkan tempat pelaksanaan ujian di SMAN 1 Atambua. Pemerintah bekerja sama dengan SMAN 1 karena fasilitas di sekolah tersebut hampir 100 persen memadai baik komputer maupun ruangan. 

Untuk pelaksanaan ujian masih menunggu petunjuk teknis dari BKN wilayah X Denpasar.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved