Sabtu, 11 April 2026

Pengelolah Air Panas Manggeruda Soa Ngada Batasi Pengunjung

destinasi tersebut dibatasi dengan tujuan supaya mencegah adanya penyebaran covid-19 di tempat destinasi wisata.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Para pengunjung saat menikmati air panas soa di Ngada 

Cegah Penyebaran Covid-19, Pengelolah Air Panas Manggeruda Soa Batasi Pengunjung

POS-KUPANG.COM | BAJAWA--Pengelolah air panas Mangheruda, di Desa Manggeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada mengeluarkan kebijakan dalam rangka membatasi para pengunjung.

Para pengunjung yang datang ke destinasi tersebut dibatasi dengan tujuan supaya mencegah adanya penyebaran covid-19 di tempat destinasi wisata.

Hal tersebut disampaikan oleh Pengelolah Air Panas Manggeruda, Benny Podhi kepada Pos Kupang saat ditemui loket masuk destinasi tersebut, Jumat 14 Mei 2021.

Baca juga: Meskipun Hujan Lebat, Warga Tetap Padati Kawasan Air Panas Mengeruda di Soa

Benny mengatakan, pembatasan pengunjung yang masuk ke dalam destinasi wisata air panas tersebut sudah berlaku sejak tanggal 6 Mei 2021 yang lalu.

Para pengunjung saat mandi di tempat pemandian air panas Manggeruda. Gambar diambil, Jumat (14/5/2021).
Para pengunjung saat mandi di tempat pemandian air panas Manggeruda. Gambar diambil, Jumat (14/5/2021). (POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI)

Dalam pembatasan tersebut, jumlah pengunjung yang berhak masuk hanya sebanyak 75 orang dengan durasi waktu hanya 2 jam berada di tempat pemandian air panas Manggeruda.

"Jadi sejak tanggal 6 Mei 2021 yang lalu kita sudah batasi para pengunjung, yang msusk ke dalam tidak lebih dari 75 orang, dengan durasi waktu hanya 2 jam saja," jelasnya.

Sensilaus Dore bersama keluarga saat mengunjungi Wisata Air Panas Soa
Sensilaus Dore bersama keluarga saat mengunjungi Wisata Air Panas Soa (POS KUPANG/ISTIMEWA)

Benny menjelaskan, setelah dua jam, nantinya akan diganti dengan para pengunjung lainnya yang baru datang. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penyebaran virus corona di destinasi wisata.

Baca juga: Video-Mudah Dijangkau, Warga Kota Bajawa Lebih Memilih Wisata Alam Air Panas Mengeruda

"Kita menginginkan supaya tidak terjadi kerumunan masa, makanya kita batasi pengunjung masuk ke dalam. Setelah yang lainnya keluar baru kasih masuk lagi pengunjung yang baru datang," ungkapnya.

Benny berharap, para pengunjung dapat memahami dengan kebijakan baru tersebut. Sebab kebijakan itu dilakukan hanya untuk menjaga kepentingan bersama.

Pengunjung saat foto bersama di lokasi wisata  air panas Soa
Pengunjung saat foto bersama di lokasi wisata air panas Soa (POS KUPANG/ISTIMEWA)

"Kami juga berharap supaya pengunjung yang ada di dalam juga tetap mentaati protokol kesehatan covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, dan tidak kerumun di satu tempat," pungkasnya.

Baca juga: Ratusan Pengunjung Padati Kawasan Wisata Air Panas Mengeruda di Soa

Sementara itu, salah satu pengunjung, Abdullah mengaku senang dengan kebijakan tersebut. Sebab dengan kebijakan tersebut, semua pihak dapat bersama-sama mencegah adanya penyebaran covid-19.

"Ya walaupun memang agak lama, tapi semua demi kepentingan kita bersama, jadi saya rasa tidak ada masalah dengan pembatasan pengunjung," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved