Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Selasa 11 Mei 2021: DIA JANJIKAN PENGHIBUR

Seorang ayah pasti merasa terhibur saat pulang kerja mendapati gadis kecilnya berlari-lari menyongsongnya

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
Pater Steph Tupeng Witin SVD 

Renungan Harian Katolik, Selasa 11 Mei 2021: DIA JANJIKAN PENGHIBUR (Yohanes 16:5-11)

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin SVD

POS-KUPANG.COM - Penghibur adalah orang (sesuatu) yang menghibur; pelipur. Tak selamanya penghibur berkaitan dengan dunia hiburan, entertainment. Tak hanya orang yang bergelut dalam dunia hiburan, seperti pelawak, penyanyi yang bisa menghibur orang lain. Siapa pun bisa menjadi penghibur bagi orang lain. Seorang ayah pasti merasa terhibur saat pulang kerja mendapati gadis kecilnya berlari-lari menyongsongnya.

Pada umumnya seorang penghibur memberi hiburan bagi orang lain, lewat kehadiran, kata-kata, dan peri lakunya. Oleh hiburan yang diberikannya, orang bisa terbebas sejenak dari kekalutan pikiran akan beban kerja atau persoalan, himpitan rasa kecewa, putus asa, atau kerkah batin. Tidaklah mengherankan kalau orang sungguh membutuhkan penghibur bagi dirinya, terlebih saat ia berada dalam kesulitan, dalam kesendirian, ditinggalkan.

Hati para murid bersedih karena Yesus akan pergi meninggalkan mereka. Yesus tahu itu. Meskipun demikian, Yesus tetap akan pergi meninggalkan mereka, karena tugas-Nya telah tuntas. Namun Yesus menjanjikan mereka bahwa Ia akan mengutus Penghibur kepada mereka. Sang Penghibur itu akan mengambil alih peran yang selama ini dijalankan oleh Yesus.

Menurut Yesus, Sang Penghibur yang akan datang itu tak mementaskan drama komedi atau bikin banyolan ala pelawak Sule, Parto. Ia tak berniat gelar Idol atau bikin stand up comedy dengan kelucuan yang bernada satir. Ia tak ikut-ikutan menjadi youtuber dan bikin video yang melulu berisi prank dan mengejar endorsement. Sang Penghibur itu memang tak memberi hiburan, melainkan Ia datang untuk "menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman" (Lih. Yoh 16:8).

"Menginsafkan" bukanlah berarti meyakinkan, tetapi lebih tepat dimengerti sebagai "menyatakan atau menetapkan". Ya ... Sang Penghibur datang untuk menyatakan bahwa dunia berdosa. Dunia berdosa karena menolak untuk percaya kepada Yesus dan kepada Bapa yang mengutus-Nya. Sang Penghibur menyatakan bahwa dunia menentang kebenaran, karena tidak menerima Yesus sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Ia menyatakan hukuman akan ditanggung oleh dunia karena dosa itu.

Hal lumrah bahwa kita membutuhkan hiburan dan ada orang bisa memberikan hiburan. Di sela-sela kesibukan bekerja, sekolah, kuliah atau berbagai aktivitas lainnya yang cukup memeras pikiran dan juga tenaga, hiburan menjadi salah satu cara terbaik agar segala kelelahan kita hilang, sehingga otak cerdas dan tenaga menjadi lebih segar kembali.

Meski terlihat sepele, ternyata hiburan memiliki banyak manfaat yang cukup besar bagi kita sebagai manusia. Banyak hal bisa berubah menjadi lebih baik ketika kita melakukan hiburan atau pun rekreasi. Maka, tak salahlah kalau banyak yang mengisi waktu senggangnya dengan berlibur, menonton film, drakor, siaran langsung sepak bola, atau nongkrong di kedai kopi.

Tapi Yesus tahu bahwa kita pun perlu Penghibur agar bisa "menginsafkan" atau menyatakan manakah dunia hiburan yang bisa menjerumuskan kita ke dalam dosa; menyatakan kepada kita tentang jalan yang benar menuju hiburan abadi, yang menjauhkan kita dari penghakiman kelak. Maka Ia pun menjanjikan kita dan Sang Penghibur itu pasti datang. Tinggal kita buka diri untuk menerimanya. Itu saja koq! *

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Baca juga artikel-artikel renungan harian katolik lainnya DI SINI

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved