Breaking News:

BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur Tidak Temukan Hilal

BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur belum berhasil menemukan hilal saat pengamatan di Bukit Persaudaraan

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur, Kustoro Hariyatmoko bersama staf sedang mempersiapkan alat untuk pengamatan hilal di Bukit Persaudaraan Mauliru, Sumba Timur, Selasa (11/5/2021). 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur belum berhasil menemukan hilal saat pengamatan di Bukit Persaudaraan, Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (11/5/2021).

Pengamatan hilal untuk menentukan 1 Syawal 1442 H atau Hari Raya Idul Fitri 2021 M.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur, Kustoro Hariyatmoko mengatakan, BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur melakukan Rukyatul hilal yang merupakan metode pengamatan atau observasi terhadap hilal.

"Untuk pengamatan hilal hari ini kita belum temukan hilal. Memang hari ini ada tapi kelihatan kecil sekali. Karena itu puasa bagi umat Islam masih berlangsung atau digenapi 30 hari," kata Kustoro.

Baca juga: Isuzu Hadirkan Inovasi Menarik dalam Isuzu ELF NMR71

Baca juga: Kakanwil Kementerian Agama NTT Sebut Pemantauan Hilal Dari Kota Kupang Negatif

Dijelaskan, karena belum menemukan hilal, maka keputusan waktu puasa genap selama 30 hari.
"Kementerian Agama (Kemenag) hari ini sudah menggelar sidang isbat," ujarnya.

Dikatakan, rukyatul hilal merupakan metode pengamatan atau observasi terhadap hilal lengkungan bulan sabit paling tipis yang berketinggian rendah di atas ufuk barat pasca matahari terbenam (ghurub) dan bisa diamati.

Ketua Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sumba Timur, Samsudin Pasoa, S.Sos mengatakan, sesuai informasi yang diperoleh bahwa 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis 13 Mei 2021.

Samsudin juga mengakui, bahwa ibadah puasa bagi umat Islam digenapi 30 hari, karena itu, Haro Raya Idul Fitri jatuh tepat pada Kamis 13 April 2021.

Baca juga: Pasca Badai Seroja, Kantor Bea Cukai Kupang Beri Bantuan Bagi Anak Panti Asuhan

Baca juga: Ini Penjelasan BMKG Terkait Penentuan Hilal Dari Kota Kupang Nusa Tenggara Timur

Ketua Komisi Dakwah MUI Kabupaten Sumba Timur, Abdurahman Ato, S.Ag, M.Pd mengatakan, dengan tidak terlihatnya hilal, maka puasa masih berlanjut hingga Rabu (12/5).

"Kemungkinan besar, besok masih berpuasa," kata Abdurahman. Untuk diketahui, saat pengamatan hilal di Bukit Persaudaraan Mauliru, Hilal tidak terlihat. Ketinggian hilal minus empat derajat sehingga tidak terlihat. Pengamatan hilal ini diawali dengan pemasangan alat oleh BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Berita Sumba Timur

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved