Breaking News:

Keracunan Pangan di Manggarai Timur

Ini Data Keseluruhan Korban Keracunan Pangan di Nggalak Leleng, Manggarai Timur

Ini Data Keseluruhan Korban Keracunan Pangan di Nggalak Leleng, Manggarai Timur

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum, saat memantau para korban yang sedang dirawat. 

Ini Data Keseluruhan Korban Keracunan Pangan di Nggalak Leleng, Manggarai Timur

POS-KUPANG.COM | RUTENG----Data total keseluruhan Warga Korban Keracuan Pangan saat menghadiri acara kenduri (salah satu bagian dari rangkaian acara kematian) dari salah satu Warga di Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Leleng, Jumat (30/4/2021) lalu sebanyak 145 orang.

Kabag Prokopim Setda Manggarai Timur, Jefrin Haryanto menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (4/5/2021) pagi.

Jefrin menjelaskan, sebanyak 145 orang warga korban keracuan pangan itu dengan rincinan yang dirawat di RSUD Ruteng sebanyak 13 orang, Puskesmas Mano sebanyak 47 orang, Klinik Wejang Asih 34 orang, rawat di Rumah 47 orang, Puskesmas Lengko Ajang 3 orang, Puskesmas Colol 2 orang. Sedangkan 15 orang masih dalam perawatan dan 1 orang korban yang dirawat di RSUD Bajawa meninggal dunia.

Baca juga: Kolaborasi 1.018 Komunitas Indonesia Timur Area Deklarasikan Program TAGANA KITA

Baca juga: Maia Estianti Tersinggung Ucapan Psikolog Soal Artis Suka Pamer Kekayaan, Ini Kata Eks Ahmad Dhani

Jefrin menjelaskan, satu orang warga yang meninggal dunia itu bernama Adrianus Rasi (13) asal Wukir, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

Pasien tersebut meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada, Selasa (4/5/2021).

Jefrin menjelaskan kronologisnya, almahrum mengikuti kegiatan misa kenduri dan terdata sebagai salah satu korban Keracunan Pangan pada hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 Pukul 17.00 Wita.

Kemudian Tim Puskesmas segera melakukan evakuasi dari rumah ke Puskesmas tetapi ditolak oleh pasien dan selanjutnya terapi obat oleh Tenaga Kesehatan. Pada hari Minggu tanggal 2 Mei 2021 pagi ,pasien memaksa pulang ke Wukir tanpa sepengetahuan petugas Puskesmas.

Baca juga: Sifon Dalam Budaya TTS Berisiko Penyakit Menular Seksual (Bagian-2)

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Warga Keracunan Pangan di Nggalak Leleng, Manggarai Timur Meninggal Dunia

Senin tanggal 3 Mei 2021 pukul 09.00, pasien dibawa ke Puskesmas Wukir dibawa dalam keadaan dehidrasi berat dan saat itu juga Tim Puskesmas Wukir memaksa pasien untuk segera dirujuk ke RSUD Bajawa, tetapi keluarga menolak.

Karena keluarga menolak, sempat terjadi perdebatan sekitar 1,5 jam dan akhirnya pada pukul 11.00 Wita pasien dirujuk ke RSUD Bajawa. Sampai di RSUD Bajawa pasien langsung di rawat di Ruang ICU RSUD Bajawa.

Namun nyawa tak dapat tertolong, Pasien meninggal, Selasa 04 Mei 2021 Di RSUD Bajawa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved