Selasa, 21 April 2026

Kapolri Perintahkan Terus Kejar KKB di Papua, Negara Tidak Boleh Kalah!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan motivasi kepada seluruh jajarannya untuk terus bersemangat dalam bertugas mengejar KKB di Papua.

Editor: Agustinus Sape
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 28 April 2021. 

Kapolri Perintahkan Terus Kejar KKB di Papua, Negara Tidak Boleh Kalah!

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan motivasi kepada seluruh jajarannya untuk terus bersemangat dalam bertugas mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Hal tersebut disampaikan Sigit menyusul terjadinya kontak tembak di Kabupaten Puncak, Papua beberapa hari belakangan. Kepala BIN Papua gugur dalam kontak tembak tersebut.

"Saya terus memberikan motivasi kepada seluruh anggota yang melaksanakan tugas di Papua untuk terus bersemangat," kata Sigit dalam konferensi pers di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu 28 April 2021.

Lanjut Sigit, dia juga meminta agar jajarannya tidak kendor dengan peristiwa yang terjadi di Papua. Sebab, menurutnya, peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan korban dari polisi, melainkan ada warga sipil yang turut menjadi korban.

"Kita semua tahu bahwa korban dari KKB tidak hanya anggota TNI-Polri, namun juga masyarakat sipil seperti guru, pendeta, tukang ojek, anak-anak sekolah," jelasnya.

Selain itu, ia menyebut bahwa KKB juga telah melakukan pengrusakan terhadap asrama sekolah, dan sejumlah rumah milik masyarakat.

Oleh karena itu, Sigit memerintahkan kepada seluruh anggota Satgas Polri yang bertugas untuk tetap berjuang.

"Lakukan terus pengejaran terhadap KKB yang ada di Papua. Terus berjuang. Negara tidak boleh kalah!" tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, terjadi kontak senjata antara KKB dan anggota Brimob di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa 27 April 2021.

Kejadian itu menyebabkan seorang anggota Brimob Bharada Komang gugur dan dua rekannya mengami luka tembak.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri. "Iya, ada kontak tembak tadi pagi di Ilaga. Tiga orang korban, satu meninggal Bharada Komang. Semua korban sudah dievakuasi ke Timika," ujar Mathius, Selasa.

Lanjutkan Dialog

Sementara itu, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pemerintah akan terus melanjutkan dialog dengan tokoh masyarakat asli Papua guna mencari penyelesaian dalam menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Bahkan, Moeldoko mengaku hingga saat ini masih sering melakukan diskusi dengan kalangan akademisi hingga tokoh asli Papua.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved