Laut China Selatan

Diperintahkan Xi Jinping, China Kirim Kapal Canggih ke Laut China Selatan Langsung Lakukan Ini, Apa?

Diperintahkan Xi Jinping, China Kirim Kapal Canggih ke Laut China Selatan Langsung Lakukan Ini, Apa?

Editor: maria anitoda
via intisari.grid.id
Diperintahkan Xi Jinping, China Kirim Kapal Canggih ke Laut China Selatan Langsung Lakukan Ini, Apa? 

POS-KUPANG.COM -  Diperintahkan Xi Jinping, China Kirim Kapal Canggih ke Laut China Selatan Langsung Lakukan Ini, Apa?

Xi Jinping sepertinya benar-benar tak peduli dengan kecaman banyak negara soal ulahnya.

Klaim Laut China Selatan yang membawa permusuhan China dengan sejumlah negara tak mengubah sikapnya.

Baca juga: Kejadian Tak Biasa, China Tiba-tiba Kirim 3 Kapal Canggih Sekaligus ke Laut China Selatan, Ada Apa?

Baca juga: Berkoar Hancurkan China di Laut China Selatan , AS Malah Ciut Nyali Bila Perang Benaran, Faktanya?

Baca juga: Misterius, Kapal Selam Belanda Zaman Perang Dunia II & 77 Korban Hilang di Dasar Laut China Selatan

Militer China malah dilaporkan akan mengirim kapal induk canggihnya ke Laut China Selatan.

Banyak laporan menyebutkan kalau Tiongkok bakal mengirim kapal serbu tercanggihnya di lautan sengketa.

Hainan, kapal serbu amfibi tipe 075 dikabarkan akan menuju Laut China Selatan yang 90 persen diklaim Beijing.

Dilansir dari express.co.uk pada Senin (26/4/2021), kapal itu telah ditugaskan Beijing dan akan ditempatkan di Laut China Selatan.

Pakar militer mengatakan penempatan itu akan menimbulkan kekhawatiran dengan Taiwan dan negara-negara lain dalam sengketa maritim dengan China.

Outlet media pemerintah China melaporkan kapal itu ditugaskan pada Jumat oleh Presiden China Xi Jinping.

Laporan mengklaim dia menghadiri upacara di pangkalan angkatan laut di Sanya, Provinsi Hainan, tempat Hainan ditempatkan dalam layanan aktif.

Kapal serbu tersebut diperkirakan berkapasitas 30 helikopter dan ratusan pasukan.

Baca juga: Kejadian Tak Biasa, China Tiba-tiba Kirim 3 Kapal Canggih Sekaligus ke Laut China Selatan, Ada Apa?

Baca juga: Berkoar Hancurkan China di Laut China Selatan , AS Malah Ciut Nyali Bila Perang Benaran, Faktanya?

Baca juga: Misterius, Kapal Selam Belanda Zaman Perang Dunia II & 77 Korban Hilang di Dasar Laut China Selatan

Hainan sendiri merupakan satu dari sekian kapal serbu amfibi paling ambisius milik China, yang perkiraan memiliki bobot perpindahan sekitar 40.000 ton.

Song Zhongping, mantan instruktur PLA, mengatakan kepada South China Morning Post, bahwa Hainan dapat membawa berbagai jenis helikopter, termasuk helikopter peringatan dini udara.

Dia menambahkan kapal serbu akan bertugas di bawah Komando Teater Selatan, kelompok militer China yang beroperasi di Laut China Selatan.

"Ini tidak berarti kapal itu hanya akan bertanggung jawab atas Laut China Selatan," kata Song Zhongping.

"Bisa juga kapal serbu ini akan digunakan untuk misi di sekitar Taiwan dan tugas komando lintas-teater lainnya."

"Tapi mungkin tugas utamanya ada untuk Laut China Selatan".

Melihat sikap China, Colin Koh, peneliti dari Nanyang Technological University Singapura mengatakan jangan takut.

Sebab sikap China bisa saja digunakan untuk menakut-nakuti negara tetangga.

Seolah-olah militer China ingin menunjukkan kekuatan militernya dan negara lain membandingkannya dengan kekuatan militer mereka sendiri.

Tapi dia memperingatkan bahwa Hainan bukanlah kapal serbu sembarangan.

Baca juga: Kejadian Tak Biasa, China Tiba-tiba Kirim 3 Kapal Canggih Sekaligus ke Laut China Selatan, Ada Apa?

Baca juga: Berkoar Hancurkan China di Laut China Selatan , AS Malah Ciut Nyali Bila Perang Benaran, Faktanya?

Di mana kapal itu juga bisa melakukan fungsi ofensif.

Seperti menduduki Kepulauan Spratly, yang disengketakan dan bertugas dalam skenario invasi Taiwan.

"Kapal ini secara umum perlu diwaspadai oleh negara-negara yang bersengketa dengan kedaulatan China."

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Filipina mengecam pemerintah China yang tidak mau menarik ratusan kapalnya di Kepulauan Spratly.

Padahal ada 160 kapal penangkap ikan dan milisi China di sekitar pulau-pulau Spratly, yang disengketakan sejak 20 April 2021.

Filipina menyatakan keberadaan kapal-kapal China yang terus mengerumuni akan menciptakan suasana ketidakstabilan.

Dan secara terang-terangan mengabaikan komitmen China untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.

Berita Laut China Selatan

https://intisari.grid.id/read/032667665/kapal-nuklir-negara-lain-mulaitinggalkan-laut-china-selatan-mendadakmiliter-china-kirim-kapal-paling-canggihnya-ke-lokasi-sengketa-iniditugaskan-langsung-oleh-x?page=all

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved