Breaking News:

Kliennya Disebut Rugikan Negara Hingga Rp 1 Miliar Lebih, Kuasa Hukum Siap Lakukan Eksepsi, Simak 

Kliennya Disebut Rugikan Negara Hingga Rp 1 Miliar Lebih, Kuasa Hukum Siap Lakukan Eksepsi 

foto: Istimewa
Hukum ABP selaku Kuasa Hukum Yohakim Yuvenalis B. Siola. 

Kliennya Disebut Rugikan Negara Hingga Rp 1 Miliar Lebih, Kuasa Hukum Siap Lakukan Eksepsi 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kuasa hukum dari salah satu terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek SPAM IKK Ile Boleng di kabupaten Flores Timur tahun anggaran 2018 siap melakukan eksepsi terhadap dakwaan jaksa penuntut umum dari pengadilan Tipikor Kupang.

Ahmad azis Ismail, S.H., dari Firma Hukum ABP selaku Kuasa Hukum Yohakim Yuvenalis B. Siola, salah satu terdakwa dalam kasus ini, membenarkan sidang terdakwa Yohakim Yuvenalis B. Siola digelar di Pengadilan Tipikor Kupang.

"Kita sudah terima dakwaan, kami akan lakukan Eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum pada sidang berikutnya", jelas Azis usai persidangan, Senin 26 April 2021.

Terdakwa Yohakim Yuvenalis B. Siola didakwa melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) Huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Dan Subsidair disangka melanggar Pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) Huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Yohakim Yuvenalis B. Siola didakwa atas perbuatannya selaku Konsultan Perencana PT. Muara Consult Perwakilan Kabupaten Flores Timur dalam pekerjaan perencanaan Pembangunan SPAM IKK Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2018.

Perbuatan terdakwa Yohakim Yuvenalis B. Siola, terdakwa Yohanes Juan Fernandes, ST., dan terdakwa Petrus Sabon Ama Dosi dalam dakwaan Jaksa yang ditandatangani Fransman R. Tamba, S.H., selaku Jaksa Penuntut Umum diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 1.528.040.739 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

Terdakwa Yohakim Yuvenalis B. Siola, dari perbuatannya selaku Konsultan Perencana diduga menguntungkan diri sendiri sebesar Rp 264.436.364,00.

Selain terdakwa Yohakim Yuvenalis B. Siola, ST., terdakwa lain yakni Yohanes Juan Fernandes, ST., selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur dan terdakwa Petrus Sabon Ama Dosi selaku Kuasa Direktur PT. Global Nusa Alam juga digelar bersamaan di Pengadilan Tipikor Kupang.

Sidang dilanjutkan pada Senin, 6 Mei 2021 dengan agenda mendengar Eksepsi dari Kuasa Hukum Yohakim Yuvenalis B. Siola.(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Baca juga: Polisi Buru Bobotoh Perusak Mobil Kakak Kiper Persib Bandung, Mobil Plat B Jakarta Dicoret, Info

Hukum ABP selaku Kuasa Hukum Yohakim Yuvenalis B. Siola.
Hukum ABP selaku Kuasa Hukum Yohakim Yuvenalis B. Siola. (foto: Istimewa)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved