Ketua Organizing Committe Minta Publik Bijaksana Sikapi Tindakan Suporter Persija dan Persib, Info
Ketua Organizing Committe Minta Publik Bijaksana Sikapi Tindakan Suporter Persija dan Persib, Info
Ketua Organizing Committe Minta Publik Bijaksana Sikapi Tindakan Suporter Persija dan Persib, Info
POS KUPANG.COM--- - Piala Menpora 2021 telah selesai digelar dan Persija Jakarta keluar sebagai juara usai menang agregat dengan skor 4-1 atas Persib Bandung.
Ketua Organizing Committe (OC) Piala Menpora 2021, Akhmad Hadian Lukita, berterima kasih kepada suporter di Tanah Air yang telah membantu kesuksesan turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
Selama Piala Menpora 2021 digelar, tidak ada suporter yang masuk ke stadion di 39 pertandingan yang digelar di turnamen pramusim tersebut.
Para pendukung klub peserta Piala Menpora 2021 hanya menyaksikan laga lewat layar kaca.
"Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh suporter yang ikut berpartisipasi dengan menonton pertandingan dari rumah. Suporter tidak datang ke stadion atau tidak berkerumun di sekitar stadion atau tempat-tempat lainnya. Bagi kami, dukungan itu luar biasa dan andil besar dalam penyelenggaraan turnamen,” kata Hadian dikutip dari ligaindonesiabaru.com.
Terkait dukungan positif yang ditunjukkan suporter, sempat tersiar fakta yang mengejutkan di Bandung dan Jakarta usai laga final, Minggu (25/4/2021).
Baca juga: Usai Lebaran, Tim Pendekar Cisadane Persiapan Pemusatan Latihan Hadapi Liga 1 2021, Info Sport
Diberitakan, ada konvoi perayaan juara di Jakarta dan tindakan beberapa oknum yang kurang pantas di Bandung.
Menanggapi fakta tersebut, Akhmad Hadian Lukita meminta semuanya meresponnya secara bijak.
"Kami bermohon kepada semua rekan-rekan penonton, pendukung tim, atau suporter agar merespons semuanya secara bijak dan menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi selama ini,” tutur Hadian.
“Dari hasil laga final, tentu ada kebahagiaan dan kekecewaan. Tapi sekali lagi kami bermohon, kita semua harus meresponnya secara wajar dan tidak berlebihan. Seperti imbauan kami di awal, mari sama-sama tetap mematuhi protokol kesehatan. Bagaimana pun ada keinginan besar yang butuh komitmen bersama semua pihak, yakni bergulirnya Liga 1 dan Liga 2,” terang Hadian.
Sementara itu, Ketua The Jakmania, Diky Soemarno, menyebut jauh hari pihaknya juga sudah memberikan imbauan kepada semua anggota The Jakmania untuk mendukung dari rumah, termasuk ketika ada momentum Persija juara.
Baca juga: Begini Cara Pelatih Persita Saat Memanfaatkan Titik Lemah Bali United di Piala Menpora, Info Sport
“Di semua platform media yang kami miliki, imbauan dukung dari rumah itu selalu kami lakukan dan berulang-ulang. Juga harus patuh pada protokol kesehatan. Bahkan, pemerintah Jakarta juga melakukan imbauan yang sama. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan karena euforia juara yang ditunjukkan rekan-rekan The Jak Mania,” kata Diky
Sama halnya dengan Ketua Viking, Heru Joko menyebut bahwa pihaknya juga telah melakukan imbauan dan ajakan bersama untuk mendukung dari rumah dan tidak melakukan nonton bareng.

Menurut Heru Joko, imbauan itu sudah dilakukan jauh hari sebelum turnamen Piala Menpora 2021.
"Semuanya patuh. Taat dengan ajakan kami. Kami juga melakukan imbauan itu berulang-ulang dan menyeluruh. Lebih dari itu, kami juga meminta maaf karena ada oknum pendukung tim yang meluapkan kekecewaan dengan cara yang kurang pantas,” kata Heru Joko.
Jadi Khawatir
Persija Jakarta berhasil jadi juara Piala Menpora 2021 setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor agregat 4-1.
Pada leg pertama, skuad Macan Kemayoran menang dengan skor 2-0 dan pada leg kedua, Persija menang 2-1.
Kesuksesan Persija menjadi juara Piala Menpora 2021 'dinodai' dengan aksi pendukung Macan Kemayoran yang secara spontan tumpah rumah di sejumlah jalanan Jakarta untuk merayakan euforia juara.
Selain itu sebagian pendukung Persib Bandung juga menumpahkan kekecewaan dengan merusak kantor PT Persib Bandung dan melakukan tidak pantas dengan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat B.
Hal itu membuat suporter Persita Tangerang, Curva Sud Persita 1953, prihatin.
"Kami jadi khawatir. Jangan sampai karena aksi dua oknum suporter itu, kompetisi Liga 1 2021 jadi ditangguhkan izinnya oleh kepolisian," kata Deden kepada Warta Kota.

"Percuma taat di awal, namun pada akhirnya melanggar aturan. Banyak klub jadi terancam masa depannya hanya karena aksi keduanya," ujar Deden.
Bahkan, Deden menyebut aksi dua oknum suporter tidak dewasa dan tak peduli dengan situasi terkini saat pandemi Covid-19.
Deden menjelaskan, Piala Menpora 2021 adalah ajang turnamen pramusim.

Sekaligus untuk melihat bagaimana protokol kesehatan dilakukan.
"Kami adalah suporter tim-tim lainnya sudah komitmen dari awal. Tujuan kami hanya satu, meyukseskan Piala Menpora 2021 agar Liga 1 2021 bergulir," ucap Deden.
"Sudah setahun tanpa kompetisi. Bahkan kami tidak mempermasalahkan tim kami kalah di turnamen pramusim ini. Tetapi mereka?," tanya Deden.
Ia menyebut aksi dua oknum suporter keduanya tak peka akan keadaan.

Pasalnya, pandemi Covid-19 belum mereda.
Hal itu pula yang membuat semboyan menonton dari rumah kental dikampanyekan.
"Ini sudah terjadi. Sekarang harapannya kini di kepolisian. Semoga, polisi memikirkan kebaikan klub lainnya serta suporter lainnya yang sejak awal komitmen. Jangan karena dua oknum tersebut, kompetisi tidak jadi digelar. Itu yang kami khawatirkan," tutup Deden.

Kena Tegur
Hal senada diketakan Head of Dept Suporter Development and Fan Engagement PSSI, Budiman Dalimunthe.
Dia menyayangkan dua kejadian tersebut.
Padahal, PSSI melalui ketua dua suporter klub tersebut, yakni Diky Soemarno (The Jakmania) dan Heru Djoko (Viking Persib Club) terus berkomunikasi, agar tidak melakukan kegiatan terkait pengumpulan massa.
Hal itu disebabkan kondisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.
"Untuk pendukung Persija, sebelumnya kami sudah menjalin komunikasi yang baik dengan Ketua The Jakmania (Diky Soemarno), agar tidak ada suporter yang datang ke stadion, nonton bareng, dan melakukan konvoi kemenangan," kata Budiman dikutip dari pssi.org.

"Pengurus The Jakmania sudah memberikan arahan kepada anggotanya untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Bahkan di Solo, pendukung Persija mampu menahan diri untuk tidak merayakan euforia di jalan," ujar Budiman.
Budiman menerangkan bahwa untuk pendukung Persib, hal ini karena mereka kecewa tim kesayangan mereka kalah di final.
Oleh karena itu, mereka melakukan aksi yang kurang terpuji di kantor sekretariat PT Persib.
"Untuk Bobotoh, sebelumnya kami sudah kami edukasi dan berikan arahan kepada mereka, agar tidak datang ke stadion, nonton bareng, konvoi atau membikin kerumunan. Namun, mereka secara spontan malah melakukan tindakan-tindakan yang membuat kerugian. Tentu hal ini sangat kami sayangkan dan semoga kedepan tidak terjadi lagi," tutur Budiman.

"Terkait euforia spontan di Jakarta dan aksi di Bandung, kami juga mohon maaf. In Shaa Allah, kami akan lebih intens berkomunikasi dengan teman-teman suporter semua klub, agar tidak hanya mengawal dan menjaga kondusifitas di kota-kota penyelenggara. Tetapi, juga intens mencegah euforia dan aksi kecewa di kota asal (domisili) tim yang sedang bertanding," tukas Budiman.
Usai kejadian tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan langsung menegur Budiman dan ingin kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Apalagi, Iriawan sudah memberikan arahan bahwa kepada seluruh suporter, agar tidak datang ke stadion, tidak nonton bareng, tidak melakukan kerumunan massa, tidak melakukan konvoi euforia kemenangan atau aksi tidak terpuji bila timnya kalah.
Pasalnya, saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.
Secara penyelenggaraan Piala Menpora 2021 berjalan sukses, lancar dan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat.
Piala Menpora 2021 juga menjadi momentum menuju kick-off Liga 1 dan Liga 2 2021 yang rencananya digelar bulan Juli mendatang.
Hadiah Ulang Tahun
Sementara itu, Pelatih Persija Jakarta, Sudirman, sangat senang dengan kesuksesan itu.
Sebab, kemenangan itu menjadi kado terindah bagi dirinya yang baru saja merayakan ulang tahun ke-53 tahun.
“Alhamdulillah, Persija juara di Piala Menpora 2021. Ini suatu hadiah yang luar biasa buat ulang tahun saya," kata Sudirman dikutip dari Tribunnews.com.

"Saya ucapkan terima kasih kepada pemain Persija yang main luar biasa dan penuh semangat tinggi,” ujar Sudirman.
Hal lain yang tak kalah penting bagi Sudirman adalah Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan yang sukses mengalahkan Persib sebanyak dua kali di laga final Piala Menpora 2021.
"Yang tak kalah penting adalah bisa mengalahkan rival kami dengan memberikan dua kekalahan buat mereka,” ujar Sudirman.

Sudirman pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada suporter setia Persija Jakarta, The Jakmania, yang selalu memberikan dukungan meski hanya menyaksikan dari rumah saja.
“Terima kasih juga buat Jakmania. Alhamdulillah, kami juara di Piala Menpora 2021," terang Sudirman.
Lebih lanjut, Sudirman menilai bahwa hadirnya turnamen Piala Menpora 2021 sangat bagus untuk semua klub Liga 1.
Turnamen pramusim ini juga jadi bahan evaluasi para pelatih jelang tampil di Liga 1 2021 pada Juli mendatang.

"Saya pikir, ini turnamen yang bagus setelah kami vakum satu tahun. Turnamen ini bagus untuk semua tim, karena jelang Liga 1 2021, kami sudah tahu kekuatan dan kelemahan tim yang akan kami perbaiki,” pungkas Sudirman.
Marc Klok Penuhi Target
Di sisi lain, gelandang Persija Jakarta, Marc Anthony Klok, dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Menpora 2021.
Prestasi itu menjadi pelengkap, lantaran dirinya juga sukses mengantarkan Persija merengkuh juara Piala Menpora 2021.
Seusai pertandingan, pemain naturalisasi itu mengucapkan rasa syukurnya, karena dua prestasi tersebut merupakan target dirinya sebelum Piala Menpora 2021 dimulai.
"Saya sangat senang jadi pemain terbaik. Sebelum turnamen dimulai, saya sudah punya dua target, yaitu juara dan jadi pemain terbaik. Sekarang, Alhamdulillah dua-duanya dapat,” kata Klok.

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman. Mereka bantu saya. Ini tim dan saya sangat senang,” ujar Klok.
Klok juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada The Jakmania yang tetap setia mendukung Persija meski dari rumah saja.
Begitu juga dengan tim medis yang jadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Untuk hari ini, saya sangat senang. Kalian tahu kami tidak main bola satu tahun. Sekarang, dapat juara ini prestasi yang terbaik,” ucap Klok.
"Saya juga ucapkan terima kasih semua Jakmania yang mendukung Persija juga untuk tim medis yang selalu bekerja demi hal penting setiap harinya,” terang Klok.
Setelah meraih juara Piala Menpora 2021, Persija langsung mengalihkan fokus ke persiapan Liga 1 2021.
Persiapan tersebut rencananya bakal dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Akhmad Hadian Lukita Meminta Publik Bijaksana dalam Menyikapi Tindakan Suporter Persija dan Persib, https://wartakota.tribunnews.com/2021/04/27/akhmad-hadian-lukita-meminta-publik-bijaksana-dalam-menyikapi-tindakan-suporter-persija-dan-persib?page=all
Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Sigit Nugroho
