Sabtu, 25 April 2026

India Babak Belur Dihantam Covid-10, Negara Barat Turun Tangan Selamatkan Negeri Hindustan

Rakyat da pemerintah India kini sedang berjuang keras mengatasi kasus virus corona atau Covid-19 yang meledak di negeri itu

Editor: Alfred Dama
24h/Tangkapan Layar
India menghadapi krisi kesehatan terparah akibat Covid-19. 

POS KUPANG.COM -- Rakyat da pemerintah India kini sedang berjuang keras mengatasi kasus virus corona atau Covid-19 yang meledak di negeri itu

Saat ini saja tercatat setiap 4 menit ada pasien Covod-19 yang meninggal dunia

Di India kini tengah menjadi negara yang paling disorot dunia, karena situasinya yang genting akibat Covid-19.

Lonjakan besar terjadi di negara tersebut sampai membuatnya dalam krisis Covid-19 terburuk di dunia saat ini.

Hal inipun membuat beberapa negara merasa prihatin dengan situasi yang dialami India.

Krisis kesehatan yang parah membuat beberapa negara sampai hati nekat melanggar larangan demi membantu India.

Baca juga: India Kelabakan Atasi Virus Corona , Tempat Kremasi Saja Angkat Tangan, Meninggal Setiap 4 Menit

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak Tak Terkendali, Miliader di India Ramai-Ramai Sewa Jet Kabur Ke Negara Lain

Baca juga: MENGERIKAN Serangan Covid-19 di India , Setiap 5 Menit Satu Pasien Meninggal di New Delhi

Menurut 24h.com.vn, Minggu (25/4/21), Kantor berita ANI menyatakan, AS setuju untuk memberikan bahan mentah produksi vaksin Covid-19.

Padahal di masa lalu Amerika sempat melarang ekspor bahan mentah ini dengan alasan perhatian masyarakat AS harus diutamakan.

Bahkan tak hanya AS, negara lain seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa (UE), berencana memasok oksigen, ventilator, dan alat pelindung.

Hal ini karena mereka prihatin dengan situasi India yang parah dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Dia penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan menelepon mitranya dari India Ajit Doval, menawarkan untuk mengirim sumber daya dan pasokan ke Indian Serum Institute (SII) untuk meningkatkan produksi vaksin melawan Covid-19.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Emily Horne menyatakan.

"Sama seperti India mendukung AS ketika rumah sakit kami berada di bawah tekanan selama wabah Covid-19 pertama, Amerika Serikat bertekad untuk membantu. Bantuan India pada saat dibutuhkan," katanya.

AS sebelumnya sudah menyatakan minatnya untuk memasok bahan baku ke SII meski melarang ekspor bahan baku vaksin mentah untuk menjaga kesehatan Amerika dulu.

Dia Menteri Luar Negeri India S Jaishankar juga menyebutkan masalah ini dalam pembicaraan dengan mitranya dari AS Antony Blinken baru-baru ini.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved