Pemerintah Bangun Embung Serbaguna dan Pendayagunaan Air dan Pengembangan Air Baku di Pulau Sumba
Pemerintah Membangun Embung Serbaguna dan Pendayagunaan air dan Pengembangan Air Baku di Pulau Sumba
Pemerintah Membangun Embung Serbaguna dan Pendayagunaan air dan Pengembangan Air Baku di Pulau Sumba
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM, KUPANG --- Pemerintah melalui Satker NVT Air Tanah dan Air Baku Nusa Tenggara II Provinsi NTT pada tahun anggaran 2021 akan melaksanakan 6 paket pekerjaan, yakni berupa pekerjaan embung serbaguna 2 paket dan empat paket pekerjaan pembangunan/peningkatan pendayagunaan air tanah dan pengembangan air baku di Pulau Sumba.
Kepala Satker NVT Air Tanah dan Air Baku NT II Provinsi NTT, Nahason Hariandja, ST, MT melalui PPK PAT dan PAB III, Bonefasius Jas, ST, membenarkan adanya paket pekerjaan ini saat ditemui wartawan Pos Kupang di Kupang, Jumat (22/4/2021).
Bonfasius secara teknis dan detail menjelaskan kepada wartawan Pos Kupang.com, pekerjaan dua paket embung di Pulau Sumba, yakni pekerjaan embung serbaguna di Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sumba Timur. "Untuk empat paket pekerjaan pembangunan/ peningkatan air tanah dan air baku pekerjaannya menyebar di wilayah Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya," Jelas Bonefasius.
Bonefasius yang pada tahun anggaran sebelumnya sebagai PPK Irigasi dan Rawa III Satker PJPA lebih jauh menjelaskan, pelaksanaan penandatangan kontrak pekerjaan embung dan pekerjaan pendayagunaan air tanah dan pengembangan air baku sudah dilakukan pada bulan Maret 2021 lalu. Smentara pelaksanaan sosialisasi pekerjaan di lapangan dilaksanakaan pada awal bulan April 2021.
"Untuk kontrak pekerjaan sudah berlangsung bulan Maret kemarin diikuti pekerjaan sosialisasi lapangan sejak awal bulan April 2021 lalu," tambahnya.
Dia mengakui kebutuhan air bersih masyarakat sangat urgent sehingga pelaksanaan pekerjaan air tanah dan air baku, juga pekerjaan embung serbaguna sangat dibutuhkan masyarakat. Pekerjaan ini juga mendukung dan menopang program pemerintah daerah setempat.
"Kita berharap penyelesaian akir pekerjaan bisa tepat waktu pada bulan Oktober mendatang. Hal ini sesuai dengan kontrak pelaksanaan pekerjaan yang sudah ditandatangani bersama mitra kerja dalam hal ini rekanan/kontraktor," pungkasnya. (fen)
Baca juga: Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas dan Ketua DPRD NTT Serahkan Bantuan Korban Bencana di Takari Kupang

