Selasa, 12 Mei 2026

Janda Satu Anak di Tanarawa-Sikka Ditemukan Tewas di Kebun, Ini Kejadiannya

Martha Kilan, janda satu anak yang diduga sakit alias mengalami gangguan jiwa ditemukan tewas di kebun milik Luja, warga Enak Logun

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
KORBAN-Korban meninggal dunia karena bunuh diri di Desa Tanarawa, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Martha Kilan, janda satu anak yang diduga sakit alias mengalami gangguan jiwa ditemukan tewas di kebun milik Luja, warga Enak Logun, Dusun Tana Kepi, Desa Tanarawa, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Rabu (21/4/2021) pagi.

Martha, warga Desa Tanarawa ini ditemukan sudah tak bernyawa lagi dengan cara yang tragis. Di mana ia meninggal dunia karena gantung diri di pohon yang ada kebun warga. Atas kejadian itu, aparat Polres Sikka, Polsek Waigete dan Pospol Talibura telah terjun ke TKP dan melakukan identifikasi.

Diduga kematian wanita berusia 52 tahun ini tidak ada indikasi pidana karena sesuai hasil visum tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya.

Baca juga: Makna Hari Kartini, Perempuan juga Mampu Memimpin

Baca juga: Hari Kartini, Lidya Kurniawati Ajak Perempuan Berjuang Memajukan Bangsa

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas, Iptu Margono kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Rabu (21/4/2021) sore membenarkan adanya kejadian bunuh diri di Tanarawa yang telah ditangani Polres Sikka bersama Polsek Waigete serta Pospol Talibura.

“Anggota telah ke TKP begitu mendapat laporan dari warga,” papar Margono.

Sesuai laporan hasil pemeriksaan saksi, Margono menjelaskan,pada Senin tanggal 19 April 2021 sekira pukul 13.00 wita korban keluar dari rumah tanpa pamit pada keluarga.Namun sampai malamnya hingga Selasa (20/4/2021) korban tidak kembali ke rumah.

Baca juga: Listrik di Salbait Menyala, PLN Sukses Perbaiki Gardu Yang Rusak Akibat Longsor

Baca juga: Makna Hari Kartini, Pegawai BRI Punya Semangat Kerja yang Sama dengan Laki-Laki

Selanjutnya, pada Rabu tanggal 21 April 2021 keluarga lalu pergi mencari korban di kebun warga dan sekira pukul 09.00 wita keluarga menemukan korban di TKP dalam keadaan korban tergantung pada ranting pohon Waru.

Korban ketika ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Begitu melihat korban sudah tak bernyawa lagi, keluarga lalu melaporkannya ke Pospol Talibura dengan HP.

Aparat Pospol Talibura lalu melapor ke Polsek Waigete dan diteruskan ke Polres Sikka.

Polisi pun terjun ke TKP melakukan identifikasi dan pemeriksaan saksi.

“Korban sesuai keterangan keluarga selama ini menjanda dan punya anak satu dan dalam keadaan sakit jiwa.Korban selama ini tinggal bersama kakak kandung Paulus Boli.Korban telah disemayamkan di rumah duka kakaknya,” papar Margono.

Ia menjelaskan, korban telah divisum luar oleh dokter Puskesmas Tanarawa dan menurut keterangan dokter pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Keluarga korban pun menolak dilakukan outopsi terhadap korban dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” papar Margono.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Berita Kabupaten Sikka

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved