Breaking News:

Terduga Teroris Saiful Basri Mengaku Rakit Bom Untuk Ledakan Pipa Gas di Jalan Raya Bogor

"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," kata Saiful dalam video yang diterima T

Editor: John Taena
PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA
Ilustrasi densus 88-Terduga Teroris Saiful Basri Mengaku Rakit Bom Untuk Ledakan Pipa Gas di Jalan Raya Bogor 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Saiful Basri, seorang terduga teroris yang menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, membuat pengakuan.

Pengakuan terduga teroris Saiful Basri tersebut dibuat melalui sebuah rekaman video.

Dalam video tersebut, Saiful Basri mengaku sebagai anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tahun 1998.

Ia mengetahui dan ikut serta dalam percobaan pembuatan bahan peledak yang diinisiasi Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi, dan Malik.

Baca juga: Gubernur Ini Pernah Diincar Teroris Ketika Masih Berkuasa, Rahasianya Terbongkar Saat Ditembak Mati

"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat 16 April 2021.

Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.

"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China, pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ujar dia.

Baca juga: Teroris Ini Ditembak Mati Saat Ditangkap di Makassar, Densus 88 Anti-Teror Ungkap Fakta Mengejutkan

"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.

Masuk daftar DPO

Sebelumnya, seorang terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Saiful Basri (41), ditangkap Polsek Pasar Minggu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved