Sabtu, 11 April 2026

Perawat Ditampar dan Dipaksa Bersujud Minta Maaf,Pelaku Mengaku Polisi Hingga Dilerai Polisi Benaran

Oknum yang menganiaya perawat itu sudah diamankan polisi, sementara perawat yang menjadi korban mengalami luka lebam dan trauma berat kni sedang dalam

Editor: Alfred Dama
via sosok.grid.id
Perawat Ditampar dan Dipaksa Bersujud Minta Maaf, Pelaku Mengaku Polisi Hingga Dilerai Polisi Benaran 

POS KUPANG.COM -- Kasus penganiyaan terjadap perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang , Sumatera Selatan kini terus dalam penyelidikan polisi

Oknum yang menganiaya perawat itu sudah diamankan polisi, sementara perawat yang menjadi korban mengalami luka lebam dan trauma berat kni sedang dalam perawatan medis dan psikologis

Sebelumnya, viral sebuah video penganiayaan oleh keluarga pasien kepada seorang perawat di rumah sakit.

Pria berinisial JT yang diduga pelaku penganiayaan terhadap CRS, perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan.

Beberapa perawat lain serta pihak keamanan rumah sakit pun mencoba menghentikan amukan JT kepada CRS.

Termasuk seorang keluarga pasien lain yang ikut masuk ke ruang kamar keluarga JT untuk melerai.

Saat menganiaya CRS, JT sempat mengaku sebagai polisi.

Baca juga: Perawat Dianiaya Keluarga Pasien Alami Luka Lebam & Trauma Berat, Pelaku Tertunduk Digiring Polisi

Baca juga: Perut Ditendang Keluarga Pasien, Perawat RS Siloam Palembang Babak Belur Dianiaya Orangtua Pasien

Pengakuan tersebut dikatakan JT saat dirinya hendak dilerai oleh seorang keluarga pasien lainnya yang ternyata adalah polisi.

"Gue polisi," ujar JT kepada pria berbaji abu-abu yang ikut melerai.

Terkait insiden itu, Direktur Utama Keperawatan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Benedikta Beti Bawaningtyas mengatakan, saat JT mengamuk, pihak keamanan rumah sakit dan perawat yang lain sempat melerai.

Bahkan, ponsel seorang satpam yang merekam aksi tersebut sempat dilempar oleh pelaku.

Melihat kejadian itu, keluarga pasien lain yang ada di sebelahnya sempat melerai dan mencegah JT agar tidak membuat kegaduhan.

Ngaku Polisi, Pelaku Penganiayaan Perawat di Rumah Sakit Sempat Dilerai Aparat Sungguhan, Ternyata Cuma Ngaku-ngakuistimewa

Ngaku Polisi, Pelaku Penganiayaan Perawat di Rumah Sakit Sempat Dilerai Aparat Sungguhan, Ternyata Cuma Ngaku-ngaku

"Jadi kebetulan ada polisi juga yang keluarganya dirawat. Begitu datang polisi itu membantu, pelaku ini juga mengaku sebagai polisi," kata Benedikta saat menggelar konferensi pers, Jumat (16/4/2021).

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved