Senin, 27 April 2026

Piala Menpora 2021

Pelatih Macan Kemayoran Sudirman Belum Explorer Pemain Muda, Apa Dituntut Harus Menang ? Info Sport

Turnamen pramusim sejatinya menjadi momen bagi tim sepak bola untuk memainkan pemain muda dari akademinya. Targetnya adalah pemain muda dapat mendapat

Editor: Ferry Ndoen
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Striker Persija Jakarta Marko Simic berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar dalam laga terakhir Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018). Persija Jakarta berhasil mengalahkan Mitra Kukar FC dengan skor 2-1 dan memastikan juara Liga 1 2018. 

POS KUPANG.COM---- Turnamen pramusim sejatinya menjadi momen bagi tim sepak bola untuk memainkan pemain muda dari akademinya.

Targetnya adalah pemain muda dapat mendapatkan menit bermain dan pengalaman berharga bisa satu tim dengan senior yang punya level permainan jauh diatasnya.

Hal ini membantu buat pemain muda nantinya jika diangkat ke tim senior. 

Hampir semua klub peserta Liga 1 Indonesia yang ikut dalam turnamen pramusim Piala Menpora melakukan hal yang sama. 

Pelatih Persija Jakarta Sudirman
Pelatih Persija Jakarta Sudirman (persija.id)

Namun, tak semua klub sanggup memberikan menit bermain untuk pemain mudanya.

Sebut saja Persija Jakarta, tim yang dilatih oleh Sudirman ini membawa empat pemain dari Pro Elite Persija, yaitu Cahya Supriadi, Muhammad Reza Fauzan, Raka Cahyana, dan Muhammad Fajar Firdaus.

"Untuk pemain muda, memang ada beberapa kami bawa, namun, kami dihadapkan pada pertandingan yang membutuhkan kemenangan, sehingga situasi belum bisa menguntungkan jika menurunkan pemain muda," ujarnya Sudirman.

Persija sendiri mengalami tekanan sejak di babak penyisihan grup B, Piala Menpora.

Kalah 0-2 atas PSM Makassar pada pertandingan pertama 22 Maret lalu, Macan Kemayoran terpaksa mengincar kemenangan di laga kedua melawan Borneo FC, pada 27 Maret.

Skuad utama pun diturunkan, dan berhasil menang dengan skor telak 4-0.

Marc Klok menjadi sosok pemain yang membawa tim Persija Jakarta lolos dari babak penyisihan grup B setelah berhasil menyumbangkan gol penentu kemenangan ke gawang Bhayangkara Solo FC (persija.id)
Menang melawan Borneo FC, Persija harus menghadapi partai hidup mati melawan Bhayangkara Solo FC di laga terakhir tanggal 31 Maret.

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, ketika hendak mengeksekusi penalti pada laga kontra Sabah FA di Piala Gubernur Jatim 2020.
Striker Persija Jakarta, Marko Simic, ketika hendak mengeksekusi penalti pada laga kontra Sabah FA di Piala Gubernur Jatim 2020. (TWITTER PERSIJA)

Demi target lolos, pemain inti Persija pun kembali dimainkan, hasilnya Persija unggul 2-1 dan lolos ke perempat final.

"Ada tekanan untuk lolos. Saat di perempat final pun, sistemnya single match, jadi ada tekanan khusus. Pemain muda masih butuh waktu belajar," tambah Sudirman.

Striker Persija Jakarta, Marko Simic, ingin bertahan di Ibu Kota hingga Macan Kemayoran genap berusia 100 tahun.
Striker Persija Jakarta, Marko Simic, ingin bertahan di Ibu Kota hingga Macan Kemayoran genap berusia 100 tahun. (Nusantara TV)

Laga perempat final sendiri Persija bertemu dengan Barito Putera pada tanggal 10 April lalu, dan menang 1-0, hasil ini membawa Persija lolos ke babak semifinal.

Di babak semifinal Piala Menpora, Persija akan berhadapan dengan PSM Makassar yang sempat mengalahkannya 2-0 di babak penyisihan grup B.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved